SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan High Density Poly Ethylene (HDPE) pada Asphalt Treated Base (ATB) Sebagai Bahan Tambahan Terhadap Parameter Marshall

Moch Amri Yahya

Abstrak


Jalan raya merupakan infrastruktur dasar dan utama dalam menggerakkan perekonomian suatu daerah. Kerusakan jalan umumnya berkaitan dengan beban roda yang berat, peningkatan tekanan ban, dan meningkatnya jumlah lalu lintas. Kerusakan jalan raya yang terjadi berupa perubahan bentuk, retak-retak, lubang, amblas, cacat permukaan, pelepasan butir agregat, pengelupasan lapisan, pengausan, kegemukan, tambalan, dan penurunan tepi. Untuk mengurangi bentuk permasalahan yang terjadi dibutuhkan alternatif seperti penggunaan limbah plastik pada campuran aspal.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: (1)Mengetahui Pengaruh penambahan HDPE dengan kadar 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5% pada lapisan ATB; (2) mengetahui jumlah kadar HDPE terbaik pada lapisan ATB; (3) mengetahui pengaruh penambahan HDPE pada ATB terhadap nilai IKS.

Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah cara basah dan cara kering. Pencampuran dengan cara basah yaitu HDPE di tambahkan dengan aspal panas. Sedangkan cara kering yaitu HDPE di tambahkan dengan agregat panas.

Pembuatan benda uji untuk menentukan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan variasi kadar aspal 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, 6% dan 6,5% dan diperoleh nilai KAO sebesar 5,6%. Variasi kadar HDPE yang digunakan pada penelitian yaitu 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan HDPE pada ATB sebagai bahan tambahan menyebabkan: (1) Penambahan HDPE dengan cara basah maupun cara kering dapat menurunkan nilai stabilitas, namun penambahan dengan cara basah lebih baik dari cara kering. (2) Kadar terbaik pada penelitian yaitu kadar HDPE 1%, baik menggunakan cara basah maupun cara kering. (3) Pada penelitian, pengaruh penambahan HDPE pada ATB terhadap nilai IKS mengalami naik turun baik dengan penambahan cara basah maupun cara kering.