SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Retarder Pada Workability Beton Geopolymer

Fahmi Tarmizi Zulfikar Zein

Abstrak


Beton adalah material yang sering digunakan pada pembuatan bangunan. Bahan penyusun utama beton ialah semen. Dalam proses pembuatan semen sering menimbulkan masalah dikarenakan industri semen berkontribusi menyumbang emisi gas rumah kaca yang diperkirakan sekitar 1.35 miliar ton per tahun atau sekitar 7% dari total emisi gas rumah kaca yang di lepas langsung ke atmosfir bumi diseluruh dunia. Berdasarkan hal tersebut para peneliti mengembangkan material pengganti semen yaitu beton geopolymer. Beton geopolymer merupakan salah satu penemuan beton mutu tinggi yang ramah terhadap lingkungan. Material semen diganti dengan material abu terbang sisa pembakaran batu bara yaitu fly ash dan larutan aktifator untuk membantu proses pengikatan yaitu campuran NaOH dengan Na2SiO3. Beton geopolymer juga mempunyai kekurangan yaitu workability yang rendah.

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan workability beton geopolymer dengan menggunakan bahan tambah retarder (Plastocrete RT6 Plus). Rancangan penelitian menggunakan desain faktorial. Variasi penggunaan retarder disesuaikan dengan dosis pemakaian yaitu 0.2%, 0.4% dan 0.6%. Sebagai pembanding pada penelitian ini yaitu menggunakan beton geopolymer murni atau variasi penggunaan retarder 0%. Bahan penyusun beton geopolymer yaitu fly ash, agregat halus dan kasar, larutan aktifator yang menggunakan perbandingan Na2SiO3/NaOH yaitu 1.5 dengan NaOH 10 Molar.

 

Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini disesuaikan standar yang digunakan yaitu SNI (Standar Nasional Indonesia) dan ASTM (America Society for Testing and Material). Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian konsistensi normal beton geopolymer, pengujian vicat beton geopolymer, pengujian slump dan slump flow beton geopolymer serta pengujian kuat tekan beton geopolymer. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, komposisi optimum beton geopolymer dengan penggunaan bahan tambah retarder (Plastocrete RT6 Plus) yaitu terdapat pada variasi retarder 0.6% dengan initial setting time yang terjadi sekitar 6.75 jam dan final setting time sekitar 9.5 jam. Penurunan slump sebesar 8.8 cm dengan slump flow 24 cm. Nilai kuat tekan beton geopolymer yang dihasilkan yaitu 47.21 MPa.