SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI PELAYANAN ANGKUTAN UMUM (BUS) PUSPA INDAH TRAYEK MALANG-JOMBANG

AKBAR IMAN SIGIYO

Abstrak


Evaluasi Pelayanan Angkutan Umum (Bus) Puspa Indah Trayek Malang-Jombang.

Akbar Iman Sugiyo

Sugiyo, Akbar Iman. 2016. Evaluasi Pelayanan Angkutan Umum (Bus) Puspa Indah Trayek Malang-Jombang.S1Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Sugiyanto, S.T., M.T., (II) Ir. Titi Rahayuningsih, M.Si.

Abstrak

Bus Puspa Indah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan angkutan umum masyarakat Kota Malang dan sekitarnya, namun permasalahan utama pada bus Puspa Indah adalah pelayanan angkutan yang seharusnya sesuai dengan harapan dari pengguna.Persaingan dua armada antara bus Puspa Indah dan bus bagong trayek Malang-Jombang mangakibatkan terjadinya konflik persaingan usaha. Akibat adanya persaingan usaha tersebut mengakibatkan aksi mogok para sopir bus Puspa Indah dan Bagong. Pelayanan bus Puspa Indah saat ini memiliki kondisi yang kurang baik, sering terjadi kecelakaan dikarenakan tidak terkendalinya kendaraan dengan baik, kaca bus pecah dan kondisi ban menepis. Kondisi pelayanan tersebut merugikan bagi pihak pengguna bus Puspa Indah.

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingan bus Puspa Indah (2) untuk mengetahui kesesuaian tarif berdasar persepsi pengguna bus Puspa Indah.  Metode pengumpulan data yang dipakai adalah dengan menyebar kuisioner kepada pengguna bus Puspa Indah yaitu regulator (Dishub), operator (sopir dan kru) dan calon penumpang tujuan akhir terminal Kepuhsari Jombang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa kuesioner. Untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kepentingandan kesesuaian tarif digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan  kuantitatif dan menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis)serta metode ATP (Ability To Pay) WTP (Willingness To Pay) dengan bantuan program Microsoft Excel2013 dan SPSS V23. Olah data penelitian nantinya berupa kuadran IPA yang membagi tingkat keefektifan dan dapat mengetahui atribut mana yang menjadi prioritas perbaikan atau tidak perlu perbaikandan berupa tarif yang sesuai saat ini.

Hasil penelitianmenunjukkan nilai tingkat kepentingan dan kepuasan berdasarkan kuadran IPA yang menjadi prioritas utama perbaikan pada kuadran I terdapat lima jenis atribut meliputi kelaikan kendaraan, fasilitas kesehatan, lampu penerangan, kapasitas angkut dan fasilitas pengatur suhu ruangan. Pada kuadran ini memiliki nilai kepentingan yang tinggi bagi pengguna namun nilai kinerjnya masih rendah.Pada kuadran II terdapat sembilan atribut meliputi lampu isyarat tanda bahaya, penggunaan kaca film, fasilitas kebersihan, luas lantai untuk berdiri, ketersediaan jaringan integrasi trayek, tarif, kecepatan perjalanan, ketepatan dan kepastian kedatangan dan keberangkatan bus dan sistem pembayaran. Kuadran II merupakan daerah dimana atribut memiliki nilai kepentingan dan kepuasan yang tinggi, sehingga atribut tersebut perlu dipertahankan prestasinya.Pada kuadran III terdapat tujuh atribut pelayanan yaitu identitas kendaraan, tanda pengenal pengemudi, lampu penerangan, petugas keamanan, peralatan keselamatan, informasi tanggap darurat dan waktu tunggu. Pada kuadran III memiliki nilai kepentingan dan kepuasan yang rendah. Pada kuadran IV terdapat satu atribut yaitu fasilitas pegangan untuk berdiri. Pada kuadran IV memiliki nilai kepentingan yang rendah dan nilai kepuasan yang tinggi sehingga pengguna menganggap atribut berlebihan.

ATP (Ability To Pay) pengguna bus Puspa Indah didapatkan nilai sebesar Rp 19.190,-. Nilai ATP lebih tinggi 13% dari tarif yang berlaku saat ini sebesar Rp 17.000,-. Pada nilai WTP (Willingness To Pay) diperoleh nilai sebesar Rp 15.295,-, nilai tersebut lebih rendah 10% dari tarif Puspa Indah. Jika nilai WTP lebih rendah dari nilai ATP maka dilakukan peningkatan tarif dengan perbaikan kinerja pelayanan. Persentase ATP pengguna sebesar 73% dan persepsi WTP pengguna sebesar 55%. Dilihat dari nilai persentase didapatkan nilai ATP lebih tinggi daripada nilai WTP maka pengguna Puspa Indah termasuk bebas memilih(choised rider).

Kata kunci:Puspa Indah, Tingkat Kepentingan dan Kepuasan, Metode IPA, Metode ATP WTP