SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EVALUASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BARU 12 LANTAI FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA DAN PEMBANGUNAN HOLLAND PARK CONDOTEL KOTA BATU

Achmad Yuas Khalifahani

Abstrak


ABSTRAK

Khalifahani, Achmad Yuas. 2016.Evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Gedung Baru 12 Lantai Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang dan Pembangunan Holland Park Condotel Kota Batu. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Sudomo, M.MT., (II) Drs. H. Sugiyanto, S.T., M.T.

Kata kunci: keselamatan dan kesehatan kerja, evaluasi K3

Pelaksanaan proyek konstruksi gedung bertingkat sangatlah rawan akan resiko kecelakan kerja maupun penyakitakibatkerja. Area kerja yang terbuka, alat kerja, dan material konstruksi dapat membuat resiko-resiko tersebut tidak dapat dihindari oleh pekerja.

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi gedung bertingkat khususnya pada pekerjaan struktural, lokasi penelitian pada proyek Pembangunan Gedung Baru 12 Lantai Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang dan Proyek Pembangunan Holland Park Condotel Kota Batu.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan hasil penelitian untuk kesuksesan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling menghasilkan 80 orang yang merupakan staff administrasi dan pekerja proyek.. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan deskriptif dan Importance Performance Analisys (IPA).

Hasil analisis data menunjukkan evaluasi keselamatan dan kesehatan kerja pada Proyek Pembangunan Gedung Baru 12 Lantai Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang berada dalam kategori kurang dilaksanakan dengan pencapaian nilai analisis sebesar 52,70%, sedangkan pada Proyek Pembangunan Holland Park Condotel Kota Batu berada dalam kategori sedang dengan pencapaian nilai analisis sebesar 73,70%. Dengan analisa Importance Performance Analysis (IPA)  maka dapat diketahui masih terdapat banyak hal yang harus ditingkatkan kedepannya. Akan tetapi masih ada kesalahan yang disebabkan oleh perusahaan konstruksi misalnya penyediaan perlengkapan APD yang kurang maksimal, pemberian sangsi pada pelanggaran peraturan K3, pelaksanaan pengawasan penerapan K3 dilapangan, dan lain sebagainya yang dapat menyebabkan tidak maksimalnya pelaksanaan K3 di lingkungan proyek konstruksi.

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan perencanaan K3 pada kedua proyek diatas belum dilaksanakan secara maksimal oleh staf administrasi khususnya tim K3. Pelaksanaan K3 pada pekerja berada dalam kategori belum melaksanakan secara maksimal (