SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Kualitas Fasilitas Jembatan Penyeberangan dan Perilaku Pengguna di Kota Malang

Muhammad Toga Wisudawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Wisudawan, Muhammad Toga. 2015. Kajian Kualitas Fasilitas Jembatan Penyeberangan dan Perilaku Pengguna di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Bambang Supriyanto, S.T, M.T., (II) Ir. Henri Siswanto, M.T.

 

Kata Kunci: kualitas, jembatan penyeberangan, perilaku pengguna, Malang

 

Jembatan penyeberangan di Kota Malang dibuat untuk mengatasi konflik antara pejalan kaki dengan lalu lintas yang berpengaruh bagi keselamatan, keamanan, kenyamanan dan ketertiban lalu lintas, sehingga perlu ditinjau efektifitasnya.

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kesesuaian kondisi fisik jembatan penyeberangan orang dengan peraturan Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga 1995, menilai tingkat pemanfaatan jembatan penyeberangan orang, dan mengetahui perilaku penyeberang terhadap pemanfaatan jembatan penyeberangan orang di Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Objek penelitian ini adalah seluruh jembatan penyeberangan orang yang ada di Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survai, observasi dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap penelaahan data, tahap identifikasi dan klasifikasi data, dan tahap evaluasi data.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut: (1) sebagian besar jembatan penyeberangan di Kota Malang masih belum sesuai dengan ketentuan yang ada, seperti tinggi ruang bebas yang hanya jembatan penyeberangan Jl. Jenderal Basuki Rahmad yang sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. Tidak terdapatnya saluran pembuangan pada konstruksi jembatan penyeberangan yang ada di Kota Malang, (2) berdasarkan perhitungan prosentase hasil penelitian menempatkan tingkat pemanfaatan jembatan penyeberangan Jl. Jenderal A. Yani Utara keberadaanya tidak bermanfaat, begitu juga dengan jembatan penyeberangan Jl. Jenderal A. Yani, pada jembatan penyeberangan Jl. Jaksa Agung Suprapto keberadaannya sangat bermanfaat, pada jembatan penyeberangan Jl. Jenderal Basuki Rahmad keberadaan jembatan cukup bermanfaat, pada jembatan penyeberangan Jl. Merdeka Utara keberadaan jembatan bermanfaat, (3) tingkat pemanfaatan penggunaan jembatan penyeberangan ditinjau dari perilaku penyeberang yaitu, pada lokasi Jl. Jenderal Ahmad Yani Utara tergolong tinggi, begitu juga pada Jl. Jaksa Agung Suprapto dan Jl. Jenderal Basuki Rahmad sedangkan Jl. Jenderal Ahmad Yani dan Jl. Merdeka Utara tergolong rendah.

Jembatan penyeberangan tetap bisa digunakan dengan pagar pengaman sepanjang 100 meter pada median, anjuran pemerintah dan ketegasan hukum, serta perawatan mengingat pentingnya faktor keamanan dan keselamatan (safety) pejalan kaki dan lalu lintas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Wisudawan, Muhammad Toga. 2015. Study of Quality to the Pedestrian Bridge and User Behavior in Malang City. Mini Thesis, Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, State University of Malang. Supervisors: (I) Drs. Bambang Supriyanto, S.T, M.T., (II) Ir. Henri Siswanto, M.T.

 

Keywords: quality, pedestrian bridge, user behavior, Malang

 

Pedestrian bridge in Malang City made to cope with conflict between pedestrian and traffic which affect to the safety, security, and traffic discipline, thus it needs to be studied about its effectiveness.

The research was conducted with the aim to know the suitability about physical condition of pedestrian bridge with the rule of Department of Public Works, Directorate general of Highways 1995, assess level of utilization for pedestrian bridge, and know pedestrian behavior to the pedestrian bridge utilization in Malang City.

This research used quantitative descriptive research. The research object was all pedestrian bridges in Malang City. Data collection was conducted by survey, observation, and documentation. Data analysis activity was started from data study step, identification step and data classification, and data evaluation step.

Based on data analysis, it was obtained three conclusions of research result as follow: (1) most of pedestrian bridges in Malang City were not suitable yet with the prevailed rule, such as free space height in which only pedestrian bridge at Jl. Jenderal Basuki Rahmad which had been suitable with prevailed rule. There was no exhaust canal in the pedestrian bridge construction in Malang City; (2) based on percentage calculation, the research result placed that the utilization level of pedestrian bridge at Jl. Jenderal A. Yani Utara was useless, and also with pedestrian bridge at Jl, Jenderal A. Yani, however pedestrian bridge at Jl. Jaksa Agung Suprapto the existence was very useful, pedestrian bridge at Jl. Jenderal Basuki Rahmad was quite useful, and pedestrian bridge at Jl. Merdeka Utara was useful; (3) utilization level for the use of pedestrian bridge seen from pedestrian behavior was: at Jl. Jenderal Ahmad Yani Utara was high, and also at Jl. Jaksa Agung Suprapto and Jl. Jenderal Basuki Rahmad, whereas at Jl. Jenderal Ahmad Yani and Jl. Merdeka Utara were low.

Pedestrian bridge still could be used with safeguard fence for 100 meters in median, government advice and law firmness, and also maintenance due to the importance factor of security and safety for pedestrian and traffic.