SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Mahasiswa yang Lulus Pada Matakuliah Perancangan Gedung II Jurusan Teknik Sipil di Universitas Negeri Malang

faris afif

Abstrak


ABSTRAK

 

Faktor-faktor yang menyebabkan mahasiswa tidak menyelesaikan mata kuliah Perancangan Gedung II dikelompokkan menjadi faktor dari dalam diri sendiri (internal) mahasiswa dan faktor dari luar (eksternal) mahasiswa. Faktor dari luar salah satunya yaitu faktor lingkungan belajar. Lingkungan belajar dibagi menjadi tiga yaitu lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Bagaimana lingkungan belajar mahasiswa S1 PTB yang menempuh mata kuliah Perancangan Gedung II?, (2) Bagaimana prestasi mahasiswa S1 PTB pada mata kuliah Perancangan Gedung II?, (3) Bagaimana Hubungan antara lingkungan belajar mahasiswa S1 PTB terhadap prestasi mata kuliah Perancangan Gedung II?. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk angket. Populasi yaitu jumlah total dari mahasiwa yang lulus matakuliah PG II pada semester gasal tahun ajaran 2014/2015 sebanyak 46 mahasiswa. Analisis data Analisis data menggunakan analisis uji korelasi bivariat dan uji regresi linier.

Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan (1) lingkungan belajar mahasiswa dalam perkuliahan Perancangan Gedung II untuk lingkungan keluarga diperoleh klasifikasi (tertinggi) 36.96% sangat baik, lingkungan sekolah 34.78% sangat baik, lingkungan masyarakat 36.96% baik sekali, (2) Prestasi belajar mahasiswa SI PTB dalam matakuliah Perancangan Gedung II pada semester gasal tahun ajaran 2014/2015 diperoleh klasifikasi (tertinggi) 41.30% sangat baik, (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar mahasiswa S1 PTB (lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat) terhadap prestasi mahasiswa S1 PTB pada mata kuliah Perancangan Gedung II (PG II). Hubungan lingkungan keluarga terhadap prestasi matakuliah PG II sebesar 0.316, lingkungan sekolah terhadap prestasi mata kuliah PG II sebesar 0.461, hubungan lingkungan masyarakat terhadap prestasi mata kuliah PG II sebesar 0.294, dan hubungan ketiga lingkungan belajar tersebut (lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat) terhadap prestasi mata kuliah PG II sebesar 0.528.