SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Strategi Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Keterampilan Proses dan penguasaan Konsep Sains Siswa SMP Islam Almaarif 02 Singosari

Nikmatul Kholidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Kholidah, Nikmatul 2015. Pengaruh Strategi Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Keterampilan Proses dan penguasaan Konsep Sains Siswa SMP Islam Almaarif 02 Singosari. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi Pendidikan IPA SMP,  Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Dosen pembimbing: (I) Dr. Susriyati Mahanal, M.Pd. (II) Dr. Munzil, M.Si.

Kata Kunci: strategi pembelajaran guided inquiry, keterampilan proses sains, penguasaan konsep sains

Diperlukan perbaikan kualitas pembelajaran sains untuk meningkatkan keterampilan proses dan penguasaan konsep sains siswa.Sintaks dalam proses pembelajaran hendaknya dapat mendukung  munculnya keterampilan proses sains siswa sekaligus dapat  menguatkan pemahaman konsep sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran guided inquiry terhadap keterampilan proses dan penguasaan konsep sains siswa SMP Islam Almaarif 02 Singosari.

Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan pretes and  postes control group design. Pada kelas eksperimen diterapkan strategi pembelajaran guided inquiry dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian menggunakan soal pretes dan postes untuk mengukur kemampuan keterampilan proses dan penguasaan konsep sains siswa. Instrumen lain sebagai pendukung adalah hasil pengamatan yang dilakukan observer  pada setiap proses pembelajaran berlangsung terhadap kemampuan keterampilan proses sains siswa.

Analisis terhadap data hasil pretes dan postes dengan menggunakan uji Anacova menunjukkan: (1) Ada pengaruh yang signifikan antara penerapan strategi pembelajaran guided inquiry dengan pembelajaran konvensional terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi cahaya dan alat optik di SMP Islam Almaarif 02 Singosari. Kemampuan keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan guided inquiry  memperoleh rerata 72,08   lebih tinggi dibandingkan dengan rerata kelas yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional sebesar 47,85. Peningkatan  ini didukung dengan hasil pengamatan  keterampilan proses sains siswa selama pembelajaran. Hasil pengamatan keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen memperoleh skor rata-rata 69,17 lebih tinggi dari pada skor rata-rata hasil pengamatan keterampilan proses sains siswa kelas kontrol sebesar 66,31. (2) Ada pengaruh yang signifikan antara penerapan strategi pembelajaran guided inquiry dengan pembelajaran konvensional terhadap penguasaan konsep sains siswa pada materi cahaya dan alat optik di SMP Islam Almaarif 02. Kemampuan penguasaan konsep sains siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran guided inquiry memperoleh rerata 51.96 lebih tinggi dibandingkan rerata kemampuan penguasaan konsep sains siswa di kelas yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional yaitu sebesar 30,43. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian, penerapan strategi pembelajaran guided inquiry dalam pembelajaran sains secara kontinyu diharapkan dapat meningkatkan keterampilan proses dan penguasaan konsep sains siswa dan siswa menjadi terbiasa dengan menemukan dan memecahkan masalah secara mandiri.