SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA KULIAH TEKNOLOGI KONSTRUKSI 2 DAN PENGARUHNYA TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Choirunisya Nur Adiyatma

Abstrak


ABSTRAK

 

Adiyatma, Choirunisya Nur. 2015. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Mata Kuliah Teknologi Konstruksi 2 dan Pengaruhnya terhadap Aktivitas Belajar Mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Apif Miftahul Hajji, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., (II) Drs. Priyono, M.Pd.

Kata Kunci: media pembelajaran interaktf, aktivitas belajar mahasiswa, teknologi konstruksi 2,

Media pembelajaran interaktif merupakan salah satu perwujudan dari pemanfatan teknologi dalam bidang pendidikan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk(1) Mengetahui aktivitas belajar mahasiswa pada Mata Kuliah Teknologi Konstruksi 2sebelum menggunakan media pembelajaran interaktif(2) menghasilkan produk berupa media pembelajaran interaktif Mata Kuliah Teknologi Konstruksi 2 Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Malang, (3) Mengetahui perbedaan aktivitas belajar mahasiswa antara kelas yang menggunakan media pembelajaran interaktif dengan kelas yang menggunakan media pembelajaran konvensional.

.Pengembangan menggunakan metode Research and Development yang dimodifikasi. Prosedur pengembangan meliputi: (1) identifikasi potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi produk, (6) uji coba pemakaian, (7) revisi produk.Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Uji coba pemakaian menggunakan Intact-Group Comparison dan dilakukan pada mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Malang semester 4 offering D sebagai kelas kontrol dan offering C sebagai kelas eksperimen. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi materi, angket validasi media, dan angket aktivitas belajar mahasiswa.

Hasil pengembangan berupa media pembelajaran interaktif dalam bentuk file aplikasi, terdiri dari unsur teks, gambar, animasi, video, dan audio, serta dilengkapi dengan tombol navigasi. Hasil validasi dari ahli materi diperoleh nilai persentase sebesar 86% dan dari ahli media diperoleh nilai persentase sebesar 86%, yang berarti bahwa media pembelajaran interaktif sangat valid sehingga dapat diujicobakan.Hasil uji coba pemakaian menunjukkan bahwa ada perbedaan skor rata-rata aktivitas belajar mahasiswa antara kelaskontrol dengan kelas eksperimen. Perbedaan tersebut diketahui dari hasil analisis dengan SPSS bahwa besarnya nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,029 < 0,05. Selain itu, ditunjukkan juga bahwa besarnya nilai thitung (2,269) lebih besar dari nilai t tabel (2,024).

Saran yang dapat diberikan agar media pembelajaran interaktif dapat dimanfaatkan dan disebarluaskan, serta terus dikembangkan dengan materi yang lebih luasdan mendalam dan desain yang lebih Up to Date. Uji coba pemakaian sebaiknya dilakukan lebih dari satu kali pertemuan agar hasil yang didapat lebih signifikan.