SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS KOLOM PRACETAK DENGAN SAMBUNGAN DRY CONNECTION TERHADAP BEBAN LATERAL MONOTONIK

Achmad Huzzain Wardhana

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardhana, Achmad Huzzain. 2015. Analisis Kolom Pracetak Dengan Sambungan

Dry Connection Terhadap Beban Lateral Monotonik. Skripsi, Program Studi S1 Teknik Sipil : (1) Dr. Nindyawati, S.T., M.T, (II) Drs. Adjib Karjanto, S.T,. M.T.

 

Kata Kunci: tegangan, simpangan, daktilitas, kolom, pracetak, konvensional, dry connection.

 

Kolom adalah suatu elemen tekan dan merupakan struktur utama dari bangunan yang berfungsi untuk memikul beban vertikal. Perencanaan kolom sebagai penopang utama struktur perlu diperhatikan dengan seksama untuk menjamin stabilitas struktur bila terjadi gempa.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui tegangan, simpangan, dan daktilitas pada kolom pracetak dengan sambungan dry connection. (2) Mengetahui perbandingan kekuatan antara kolom pracetak dengan sambungan dry connection dibandingkan kolom konvensional.

Penelitian ini menggunakan rancangan secara komparatif, yang membandingkan dengan menganalisa secara teoritis dan divisualisasikan menggunakan bantuan program analisa struktur untuk menggambarkan kinerja elemen kolom. Subjek penelitian ini adalah kolom konvensional yang dibandingkan, dengan kolom pracetak menggunakan sambungan dry connection berupa profil baja 220.80.9.12,5 mm dan 250.90.9.13 mm.

Deskripsi data hasil analisa diperoleh dari program simulasi Abaqus v6.11. Hasil penelitian ini adalah: (1) Tegangan maksimum pada kolom pracetak dengan sambungan dry connection terjadi sampai pembesaran beban lateral (V) 33.000 N. Pada kolom konvensional tegangan maksimum terjadi sampai pembesaran beban lateral (V) 39.000 N. (2) Simpangan yang terjadi pada kolom pracetak dengan sambungan dry connection simpangan pada pelelehan pertama (δy) sepanjang 0,18 mm, dan simpangan maksimum (δm) sepanjang 2,04 mm. (3) Kolom pracetak dengan sambungan dry connection memiliki nilai daktilitas sebesar 11,33, dan termasuk dalam kategori daktilitas penuh untuk sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dengan wilayah gempa 4 (Kediri). (4) Kekuatan pada kolom pracetak dengan sambungan dry conncetion yang menggunakan profil baja UNP dalam menerima beban lateral (V) lebih lemah 18,18 %, dibandingkan kolom konvensional.