SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Unjuk Kerja Guru Mata Pelajaran Produktif dan Adaptif dalam Kegiatan Belajar Mengajar di Program Studi Keahlian Teknik Bangunan SMK Negeri 1 Blitar

Achmad Budi Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasetyo, Achmad Budi. 2015. Unjuk Kerja Guru Mata Pelajaran Produktif dan Adaptif dalam Kegiatan Belajar Mengajar di Program Studi Keahlian Teknik Bangunan SMK Negeri 1 Blitar. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Made Wena, M.Pd., M.T, (II) Drs. Priyono, M.Pd.

 

Kata kunci: unjuk kerja guru, kompetensi guru, belajar mengajar

Unjuk kerja guru dalam kegiatan belajar mengajar sangat diperlukan karena merupakan salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu guru harus mempunyai kompetensi di dalam dirinya yaitu kompetensi pedagogik, profesional, dan kepribadian. Unjuk kerja guru produktif dan adaptif dapat dilihat dari faktor kompetensi dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar unjuk kerja guru mata pelajaran produtkif dan adaptif dalam kegiatan belajar mengajar di Program Studi Keahlian Teknik Bangunan SMK Negeri 1 Blitar, dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan unjuk kerja guru produktif dan adaptif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif yang mendeskripsikan hasil penelitian unjuk kerja guru mata pelajaran produktif dan adaptif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas X. Subjek dalam penelitian adalah guru produktif dan adaptif yang berjumlah 14 orang, sedangkan responden adalah peserta didik yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan deskriptif dan anova.

Hasil analisis data menunjukkan nilai unjuk kerja guru mata pelajaran produktif tertinggi adalah 83,53% untuk mata pelajaran Statika dengan kategori baik. Sedangkan unjuk kerja produktif terendah adalah 77,58% dengan kategori baik untuk mata pelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Nilai kompetensi pedagogik terbesar adalah guru 84,29% oleh Statika dengan kriteria baik, nilai kompetensi profesional terbesar adalah guru Rencana Anggaran Biaya sebesar 83,23% dengan kriteria baik, dan nilai kepribadian terbesar adalah guru Ilmu Bangunan Gedung sebesar 85,56% dengan kriteria baik. Nilai unjuk kerja guru mata pelajaran adaptif tertinggi adalah guru Fisika sebesar 84.26% kategori baik, sedangkan untuk rata-rata terendah adalah guru Matematika sebesar 72.95% kategori cukup. Nilai kompetensi pedagogik terbesar adalah guru Kimia sebesar 84,57% dengan kriteria baik, nilai kompetensi profesional terbesar adalah guru Fisika sebesar 83,13% dengan kriteria baik, dan nilai kompetensi kepribadian terbesar adalah guru Fisika sebesar 85,00% dengan kriteria baik. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja guru produktif dan adaptif dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa unjuk kerja guru produktif dan adaptif berdasarkan kompetensi pedagogik, profesional, dan kepribadian yang dimilikinya dilaksanakan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Guna meningkatkan unjuk kerja guru, perlu dilaksanakan pelatihan program peningkatan unjuk kerja guru secara regular dan simultan.