SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH CURING MENGGUNAKAN AIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN BETON DARI BERBAGAI MERK SEMEN YANG DI PASARKAN DI KOTA MALANG

OKTAVIANUS PUTRA

Abstrak


ABSTRAK

 

Putra, Oktavianus. 2015. PengaruhCuring Menggunakan Air LautTerhadapKuatTekanBeton Dari BerbagaiMerk Semen Yang Dipasarkan Di Kota Malang. Skripsi, Program Studi S1 PendidikanTeknikBangunan, FakultasTeknik, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Sonny Wedhanto, M.T. (II) Ir. Edi Santoso, M.T

Kata Kunci :KuatTekanBeton, Curing Air Laut

Keterbatasan air tawar dilokasi proyek memaksa penggunaan air laut untuk beberapa pekerjaan beton tidak dapatdielakkan,diantaranya untuk perawatan (curing)beton pasca pengecoran.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh curing menggunakan air laut terhadap kua ttekan beton. Sampel menggunakan silinder beton ukuran standar, dibuat dari berbagai merk semen yang dipasarkan di Kota Malang.Jumlah sampel sebanyak lima buah untuk masing-masing merek semen. Durasi curing 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian, kekuatan tekan beton mengalami penurunan. Menggunakan semen TigaRoda: beton umur 14 hari mengalami penurunan 25,9% dari kuat tekan umur 7 hari; dan umur 28 hari mengalami penurunan 10,31% dari umur 14 hari. Menggunakan semen Holcim: umur 14 hari mengalami kenaikan 20,31% dari kuat tekan umur 7 hari; dan umur 28 hari mengalami penurunan 7,87% dari umur 14 hari. Menggunakan semen Gresik: umur 14 hari mengalami penurunan 2,75% dari umur 7 hari; dan umur28 hari mengalami penurunan 30,68% dari umur 14 hari.