SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi program pembelajaran pada kompetensi keahlian teknik gambar bangunan di smk negeri 1 blitar

Miftakhussurur .

Abstrak


ABSTRAK

 

Miftakhussurur. 2015. Evaluasi Program Pembelajaran Pada Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Banguanan Di Smk Blitar. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Antelas Eka Winahyo, M.Pd. (II) Drs. Heru Muryanto

 

Kata kunci: evaluasi, program pembelajaran

 

Evaluasi program pembelajaran merupakan evaluasi yang memfokuskan pada kegiatan proses pelaksanaan pembelajaran yang telah berjalan sebelumnya. Berdasarkan hasil observasi dan data profil sekolah serta data nilai yang diperoleh dari pihak sekolah. Dapat disimpulkan bahwa pada proses pelaksanaan pembelajaran mengalami penurunan yang dilihat dari hasil penilaiaan ditiap tahun, mulai dari tahun pembelajaran 2010/2011 hingga 2013/2014 hal tersebut jika dilihat dari data hasil nilai akhir khususnya pada mata pelajaran dasar kompetansi kejuruan pada kompetensi keahlian teknik gambar bangunan. Sehingga, untuk mengetahui permasalahan yang menjadi penyebab menurunnya nilai pada mata pelajaran dasar kompetensi kejuruan perlu adanya evalusi program pembelajaran agar bisa diketahui apa penyebabnya. Maka dari itu penelitian memfokuskan pada program pembelajaran yang dilaksanakan atau kegiatan proses pelaksanaan pembelajaran yang telah berjalan yang mencakup kegiatan perencanaan proses pembelajaranyang diantaranya adalah proses penyusunan komponen silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pelaksanaan proses pembelajaran juga memiliki 2 komponen yaitu persyaratan kegiatan pelaksanaan pembelajaran serta kegiatan proses pelaksanaan pembelajaran itu sendiri,  sedangkan pada penilaian dalam proses pembelajaran terdiri dari penyusunan kriteria dan perangkat penilaian dan pelaksanaan penilaian yang dilakukan.

Rancangan penelitian ini adalah penelitian evaluasi. Pada penelitian ini subyek penelitian diambil siswa kelas X tahun pelajaran 2012/2013 dan 2013/2014 pada kompetensi keahlian teknik gambar bangunan yang telah menerima mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan di SMK Negeri 1 Blitar. Sehingga, pada penelitian ini pengambilan data dilakukan pada siswa kelas XI dan kelas XII tahun ajaran 2014/2015 serta guru mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan yang telah melaksanakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sebelumnya di SMK Negeri 1 Blitar. Untuk teknik pengumpulan data yang dilakukan mengunakan teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif dan presentase.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil dan kesimpulan sebagai berikut: (1) perencanaan proses pembelajaran yang mencakup penyusunan Silabus dan Pembuatan RPP masuk dalam kategori baik jika dilihat pada penyusunannya hanya saja ada beberapa penempatan komponen yang berbeda; (2) pelaksanaan proses pembelajaran yang mencakup dua indikator persyaratan pelaksanaan pembelajaran yang masuk dalam kategori cukup baik hal tersebut karena ada beberapa hal yang belum terspenuhi sesuai dengan persyaratan seperti jumlah siswa dalam satu rombongan belajar dan jumlah media belajar berupa buku paket namun jika dilihat dari angket yang dibagikan pada siswa masuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata kesluruhan yaitu 78%; dan (3) penilaian proses pembelajaran masuk kategori baik dengan data angket rata-rata mencapai 80%, namun jika dilihat dari data nilai masuk dalam kriteria tuntas dengan kategori cukup baik karena rata-rata nilai diatas nilai kkm yaitu 7.00 walau mengalami penurunan selama 4 tahun terakhir.

Berdasarkan seluruh hasil tersebut ditarik kesimpulan bahwa permasalahan yang terjadi pada proses pelakssanaan pembelajaran lebih dominan pada pelaksanaan proses pembelajarannya yang terdapat pada persyaratan pelaksanaan pembelajaran yaitu pada jumlah siswa dalam 1 rombongan belajar dan media pembelajaran seperti buku paket yang mengakibatkan kurang maksimalnya pelaksanaan proses pembelajaran yang berpengaruh terhadap tingkat pemahaman siswa ketika guru menjelaskan dan kurangnya jumlah buku sehingga siswa kurang bisa mengembangkan diri diluar lingkungan sekolah dengan belajar menggunakan buku.

Untuk saran yang diberikan peneliti adalah sebagai berikut: (1) saran bagi guru adalah mengingat jumlah siswa dalam satu rombongan melebihi persyaratan, maka sebaiknya dalam proses pelaksanaan pembelajaran lebih ditekankan untuk mengunakan metode pembelajaran yang mudah dipahami siswa serta pemberian modul untuk pengganti buku paket yang belum terpenuhi jumlahnya; (2) bagi pihak sekolah dalam pembagian jumlah siswa sebisa mungkin disesuaikan dengan jumlah tenaga pengajar dan kelas yang ada; dan (3) Bagi peneliti selanjutnya yang ingin meneliti mengenai evaluasi program pembelajaran disarankan untuk mengikuti kegiatan proses pelaksanaan pembelajaran yang berjalan pada saat penelitian sehingga didapat data yang benar-benar real.