SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Pembelajaran Interaktif menggunakan Multimedia pada mata diklat Menyusun RAB Konstruksi untuk meningkatkan hasil belajar siswa XI TGB SMKN Winongan Kab.Pasuruan

RADITYA AJI PURWANDARU

Abstrak


ABSTRAK

Banyak faktor yang mempengaruhi proses kegiatan belajar-mengajar (KBM), baik dari peserta didik maupun dari faktor-faktor lain seperti pengajar, fasilitas, serta media pendidikan. Guru sebagai faktor utama dalam mencapai keberhasilan pembelajaran seringkali menggunakan metode konvensional pada saat proses mengajar. Kondisi tersebut membuat siswa sering mengalami kejenuhan saat mengikuti kegiatan proses belajar-mengajar, hal ini berimplikasi pada menurunnya semangat dan motivasi belajar siswa.

Guna menanggulangi hal tersebut diperlukan metode pembelajaran dan media yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan komunikatif. Salah satunya adalah penerapan pembelajaran interaktif menggunakan multimedia. Dengan diterapkannya pembelajaran ini diharapkan hasil belajar siswa meningkat.

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui penerapan pembelajaran interaktif menggunakan multimedia pada mata diklat Menyusun RAB Konstruksi pada siswa XI TGB SMKN Winongan Kabupaten Pasuruan; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa XI TGB SMKN Winongan Kabupaten Pasuruan setelah diterapkannya model pembelajaran interaktif menggunakan multimedia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran interaktif menggunakan multimedia pada mata diklat Menyusun RAB Konstruksi pada siswa XI TGB SMKN Winongan Kabupaten Pasuruan dilakukan dengan 5 tahapan yaitu (1) tahap pengantar, yaitu mempersiapkan siswa mengikuti pembelajaran, dan memberi motivasi dan semangat pada siswa, (2) aktifitas dan pemecahan masalah, yaitu membagi kelompok belajar, menyampaiakan materi menggunakan multimedia pembelajaran, dan memberikan soal setiap kelompok (3) saling membagi dan diskusi, yaitu membimbing kelompok-kelompok belajar pada saat mengerjakan, (4) tahap meringkas, yaitu perwakilan kelompok maju didepan kelas untuk menulis hasil diskusinya, (5) Refleksi dan Penilaian, yaitu memberi kesempatan siswa untuk bertanya, dan memberikan post test untuk melihat hasil belajar siswa.

Hasil pembelajaran interaktif menggunakan multimedia mengalami peningkatan pada hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari data awal nilai prosentase ketuntasan siswa diketahui sebesar 48,00%. Pada siklus I diperoleh prosentase kelulusan siswa sebesar 61,54% dan pada siklus II cenderung menurun menjadi 59,26%. Dari hasil tes teresebut nilai prosentase siswa meningkat dari data awal ke siklus  I dan menurun di siklus II dan mengalami peningkatan kembali pada akhir siklus yaitu siklus III sebesar 73,08%.