SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Laboratorium Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Ginanjar Adhi Pamungkas

Abstrak


ABSTRAK

 

Pamungkas, Ginanjar Adhi. 2014. Studi Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Laboratorium Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Prihanto, S.S.T., M.Pd. (II) Moh. Rodhi Faiz, S.T., M.T.

Kata Kunci: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah bagian dari sistem manajemen keseluruhan  yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.
Universitas Negeri Malang termasuk satu-satunya universitas negeri di Malang yang mempunyai Jurusan Pendidikan Teknik Elektro. Hal ini menjadi salah satu alasan kenapa diambil penelitian ini, yaitu sebagai rujukan jurusan lain untuk melaksanakan SMK3 di jurusannya. Maka penelitian ini akan mengulas tentang (1) perencanaan pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; (2) pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; (3) evaluasi pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini Ketua Jurusan Teknik Elektro, Kepala Laboratorium Teknik Elektro, dan Laboran Ahli Teknik Elektro. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi partisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan meningkatkan ketekunan pengamatan ulang triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) perencanaan pelaksanaan Sistem Manajemen K3dilakukan dengan tidak secara formal atau tertulis. Perencanaan program SMK3 melebur menjadi satu dengan program pelaksanaan kegiatan di laboratorium, (2) pelaksanaan Sistem Manajemen K3 belum secara maksimal, pengorganisasian melebur menjadi satu dengan pengorganisasian laboratoriumuntuk pemasangan etiket bahaya dan peraturan sudah dilaksanakan dengan baik serta proses pemahaman mahasiswa sudah dilakukan dengan mata kuliah K3, (3) evaluasi pelaksanaan Sistem Manajemen K3 tidak dilakukan secara formal karena tidak ada pedoman khusus untuk mengadakan evaluasi, namun laboran mengadakan evaluasi setiap kali ada pekerjaan atau praktikum, tidak ada kendala serius yang dihadapi selama pelaksanaan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyarankan kepada pihak-pihak yang terkait yaitu kepada Ketua Jurusan Teknik Elektro untuk terus memberikan pengarahan serta masukan atau kritik yang membangun pada Kepala Laboratorium dan Laboran agar dapat mengembangkan program-program yang berkaitan tentang SMK3 di dalam laboratorium agar berjalan dengan baik mulai dari pelaksanaan sampai sarana dan prasarana yang ada. Kepada Kepala Laboratorium Teknik Elektro disarankan untuk terus meningkatkan kinerjanya dan kinerja anak buahnya, merawat, memelihara peralatan P3K, K3 dan apa agar dalam kondisi yang lebih baik. Diharapkan kala terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya tentang sistem manajemen K3 dengan mengikuti pelatihan dan terus mengembangkan keterampilannya mulai dari perencanaan sampai evaluasi. Dan kepada Laboran Ahli diharapkan lebih mengkaji tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium pendidikan teknik elektro.