SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaru Kadar Tanah Liat pada Cetakan Pengecoran Terhadap Hasil Coran, Kekuatan Tarik, dan Kekerasan Logam Aluminium

johan rokhmanu setyoabi

Abstrak


ABSTRAK

 

Johan Rokhmanu Setyoabi. 2013. Pengaru Kadar Tanah Liat pada Cetakan Pengecoran Terhadap Hasil Coran, Kekuatan Tarik, dan Kekerasan Logam Aluminium. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Putut Murdanto, S.T., M.T., (II) Dr. Tuwoso, M.P

 

Kata Kunci: Kadar Tanah Liat, Hasil Coran Aluminium, Kekuatan Tarik, Kekerasan

Kualitas benda hasil produk pengecoran sangat ditentukan oleh material cetakan, komposisi kimia logam cair maupun proses pengecoran yang dilakukan. Untuk mengetahui pengaruh kadar tanah liat pada cetakan terhadap hasil coran, kekuatan tariknya dan kekerasan, kami ambil sampel pada pengecoran logam AL. Dengan proses yang baik maka proses finishing hasil pengecoran logam alumunium dapat berkurang. Sehingga penggunaan bahan logam dapat digunakan secara maksimal.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental, teknik analisis menggunakan analisis uji beda dengan kruskal wallis dan analisis dekriptif. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis hasil coran, kekuatan tarik, dan kekerasan dengan kadar tanah liat 10%, 12%, dan 14%. Teknik analisis uji beda kruskal wallis digunakan untuk menganalisis perbedaan kekuatan tarik, dan kekerasan dengan kadar tanah liat 10%, 12%, dan 14%.Langkah-langkah atau metode dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi tanah liat dan persiapan material, membuat pasir cetak, membuat cetakan pasir, peleburan,penuangan logam, pengujian tarik, dan pengujian kekerasan, analisis data, kesimpulan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data setelah melaksanakan percobaan dengan tiga variabel yaitu kadar tanah liat 10%, 12%, dan 14%.

Hasil analisis data diperoleh sebagai berikut: (1) kualitas hasil coran dilihat dari permukaan hasil coran. Cacat hasil coran yang paling dominan menggunakan pasir dengan kadar tanah liat 10% adalah cacat sirip. Cacat hasil coran yang paling dominan menggunakan pasir dengan kadar tanah liat 12% adalah cacat rongga udara dan lubang jarum. Cacat hasil coran yang paling dominan menggunakan pasir dengan kadar tanah liat 14% adalah rongga udara, cacat cetakan rontok dan kekasaran; (2) hasil analisis kekuatan tarik bahwa nilai chi square adalah 7,200 dengan df 2 dan signifikansi 0,027 karena signifikansi < 0,05 maka dapat diartikan H0 ditolak. Dengan ditolaknya H0, maka ada pengaruh kekuatan tarik hasil coran logam aluminium dengan variasi kadar tanah liat; (3) hasil analisis kekerasan bahwa nilai chi square adalah 6,252 dengan df 2 dan signifikansi 0,044 karena signifikansi < 0,05 maka dapat diartikan H0 ditolak. Dengan ditolaknya H0, maka ada pengaruh kekerasan hasil coran logam aluminium dengan variasi kadar tanah liat.