SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Bangunan Tinggi di Wilayah Kota Malang

syahrul labib

Abstrak


ABSTRAK

 

Labib, Syahrul. 2012. Evaluasi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Bangunan Tinggi di Wilayah Kota Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Drs. Eko Setyawan, S.T.,M.T. (2) Drs. Wasis, M.T.

 

Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Bangunan Tinggi

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu program yang dibuat sebagai upaya mencegah timbulnya kecelakaan dan penyakit dengan cara mengenali hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Dalam pelaksanaan pekerjaan bangunan tinggi sering terjadi kecelakaan seperti terjatuh, tertimpa, terpeleset, terpotong, dan tertusuk oleh material bangunan, oleh karena itu program K3 sangat diperlukan dalam setiap proyek bangunan. Untuk merealisasikan program K3 tersebut, dibutuhkan kerjasama seluruh pihak yang terkait dalam suatu proyek, dalam hal ini adalah pelaksana dan pekerja.

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah pelaksanaan penerapan prosedur K3 terhadap pekerja pada proyek bangunan tinggi di wilayah Kota Malang dan (2) Bagaimanakah pelaksanaan penerapan prosedur K3 oleh pelaksana bagi pekerja pada proyek bangunan tinggi di wilayah Kota Malang.

Penelitian yang dilakukan ini termasuk dalam penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 4 (empat) proyek bangunan tinggi di wilayah Kota Malang. Peneliti melakukan serangkaian kegiatan untuk mendapatkan data yang meliputi: pelaksanaan survey, analisis data, pembahasan hasil berdasarkan standar K3 pada pekerjaan kontruksi bangunan, dan memberi kesimpulan. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan kisi-kisi instrumen yang dikembangkan dari beberapa peraturan tentang K3.

Hasil penerapan pelaksanaan prosedur K3 oleh pekerja pada proyek bangunan tinggi di wilayah Kota Malang: (1) proyek A termasuk kriteria cukup, (2) proyek B termasuk dalam kriteria cukup, (3) proyek C kriteria cukup, dan (4) proyek D termasuk dalam kriteria sangat. Sedangkan hasil penerapan prosedur K3 oleh pelaksana terhadap pekerja pada proyek bangunan tinggi di wilayah Kota Malang adalah: (1) proyek A sebesar tergolong dalam kriteria cukup, (2) proyek B termasuk dalam kriteria kurang, (3) proyek C dalam kriteria sangat, dan (4) proyek D termasuk dalam kriteria sangat.

Saran untuk pihak yang terlibat dalam proses penerapan K3, hendaknya lebih dimaksimalkan dalam melaksanakan prosedur dan menjalankan setiap peraturan K3 yang sudah ditentukan. Sehingga pencapaian penerapan K3 dalam setiap proyek bangunan tinggi bisa maksimal.