SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pengalaman dan Motivasi Mengajar terhadap Performansi Guru dalam Penerapan Kegiatan Belajar Mengajar Di SMK Nasional Malang

Septian Jaka Lesmana

Abstrak


ABSTRAK

 

Lesmana, Septian Jaka. 2012. Pengaruh Pengalaman dan Motivasi Mengajar terhadap Performansi Guru dalam Penerapan Kegiatan Belajar Mengajar Di SMK Nasional Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mujiyono, M. Pd, (II) Drs. Priyono, M. Pd.

 

Kata Kunci : Pengalaman, Motivasi, Performansi Mengajar

Kualitas pendidikan akan terwujud jika proses belajar mengajar di kelas berlangsung dengan baik. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya komponen yang mendukung, yang salah satunya adalah performansi mengajar guru. Performansi mengajar guru dalam proses belajar mengajar dipengaruhi oleh banyak faktor, tetapi penulis mengangkat faktor pengalaman dan motivasi mengajar yang dimiliki oleh setiap guru. Oleh karena itu permasalahan yang diangkat adalah : (1). Adakah pengaruh pengalaman mengajar guru terhadap performansi guru SMK Nasional Malang, 2) Adakah pengaruh motivasi mengajar guru terhadap performansi guru SMK Nasional Malang, 3) Seberapa besar  pengaruh pengalaman dan motivasi mengajar terhadap performansi guru SMK Nasional Malang.

Penelitian ini dilakukan di SMK Nasional Malang. Populasi penelitian adalah seluruh guru yang berjumlah 76 guru. Variabel bebas yang dikaji dalam penelitian ini adalah pengalaman mengajar (X1) dan motivasi mengajar (X2) sedangkan variabel terikatnya adalah performansi mengajar guru (Y). Pengumpulan data dengan cara angket dan observasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman mengajar mempunyai pengaruh positif dan signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 10,387 atau lebih besar dari nilai F-tabel sebesar 3,117 dan nilai p-value lebih kecil dari taraf signifikansi α (0,002 < 0,05). Dan motivasi mengajar juga meiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 8,383 atau lebih besar dari nilai F-tabel sebesar 3,117 dan nilai p-value lebih kecil dari taraf signifikansi α (0,004 < 0,05) terhadap performansi mengajar. Sementara itu berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, pengalaman mengajar dan motivasi mengajar mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap performansi mengajar guru dengan R2 sebesar 0,250 atau sebesar 25%.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan secara umum perlu adanya upaya guru untuk mempertahankan dan meningkatkan pengalaman mengajar dan motivasi mengajar agar performansi mengajarnya menjadi lebih baik. Untuk meningkatkan kinerja/performansi mengajar guru terutama untuk kebutuhan kemajuan/berkembang, pihak kepala sekolah dan diknas juga melakukan penilaian secara rutin terhadap kinerja guru dalam proses kegiatan belajar mengajar disekolah, serta memberikan dorongan untuk terus menerus meningkatkan prestasi yang telah dicapai.