SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemanfaatan Media Belajar Blended Learning Berbasis Kelaskita Guna Meningkatkan Hasil Belajar Pada Kompetensi Menerapkan Cara Perawatan Sistem Pengapian Konvensional Kelas XI Program Keahlian Teknik Otomotif di SMK Negeri 12 Malang

Akbar A H

Abstrak


RINGKASAN

Akbar, A. H. 2019. Pemanfaatan Media Belajar Blended Learning Berbasis Kelaskita Guna Meningkatkan Hasil Belajar Pada Kompetensi Menerapkan Cara Perawatan Sistem Pengapian Konvensional Kelas XI Program Keahlian Teknik Otomotif di SMK Negeri 12 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E, M.M, M.Pd. (II) Andika Bagus Nur Rahma Putra, S.Pd, M.Pd.

Kata Kunci: Kelaskita,blended learning, hasil belajar, sistem pengapian

Internet memiliki peranan penting dalam perkembangan pendidikan, hal itu dikarenakan internet merupakan sumber belajar yang luas dan memiliki akses bebas bagi penggunanya. Hasil observasi pada SMKN  12 Malang menunjukkan masalah utama, yaitu pemanfaatan handphone pada saat belajar dan fasilitas sekolah berupa open wifi yang kurang optimal dan sebagian fasilitas untuk menampilkan materi pelajaran kurang mendukung.

Media Kelaskita menjadi salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar antara siswa yang diberi perlakuan menggunakan Kelaskita berbasis blended learning dengan menggunakan slide presentasi pada kompetensi cara perawatan sistem pengapian konvensional siswa kelas XI TKR di SMKN 12 Malang.

Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis eksperimental semu dengan pre-test dan post-test. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan tahun ajaran 2018/2019. Kelas XI TKR I sejumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKR III sejumlah 34 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa instrumen pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),aplikasi Kelaskita dan instrumen tes (pre-test dan post-test). Analisis data dilakukan dengan analisis uji Independent Sample T Test menggunakan bantuan SPSS 19.0 untuk menguji hipotesis.

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa

(1) Kelaskita berbasis blended learning  layak digunakan sebagai bahan ajar pada siswa kelas XI TKR di SMK Negeri 12 Malang; dan

(2) pemanfaatan Kelaskita lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi menerapkan cara perawatan sistem pengapian konvensional di kelas XI TKR di SMKN 12 Malang dibandingkan dengan media slide presentasi.

Saran yang diberikan meliputi:

1) Bagi sekolah yang belum menerapkan blended learning diharapkan dapat meningkatkan sarana dan prasarana guna menunjang pembelajaran berbasis blended learning;

2) Bagi guru yang belum menerapkan blended learning hendaknya mampu mengarahkan kebiasaan siswa untuk hal positif;

3) Bagi siswa yang belum menggunakan metode blended learning diharapkan mampu beradaptasi untuk belajar dengan metode blended learning; dan 4) Peneliti selanjutnya juga dapat menerapkan penggunaan media belajar Kelaskita pada sekolah lain dengan kompetensi atau materi dan jenjang kelas yang berbeda.

SUMMARY

Akbar, A. H. 2019. Utilization of Kelaskita based on Blended Learning to Improve Learning Outcomes in Competence Applying the Way to  manintenance  a Conventional Ignition System Class XI Automotive Engineering Expertise Program at SMK Negeri 12 Malang. Undergraduate Thesis, Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisors: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, SE., M.M., M.Pd., (II) Andika Bagus Nur Rahma Putra, S.Pd., M.Pd.

Keywords: Kelaskita, blended learning, learning outcomes, ignition system

The internet has an important role in the development of education, because internet is a vast learning resource and has free access for its users. The results of observations at SMK 12 Malang showed the main problem, namely the use of mobile phones at the time of learning and school facilities in the form of open wifi which was less than optimal and some facilities for displaying subject matter were less supportive.

Kelaskita  is one of the efforts to overcome learning problems. This study aims to compare learning outcomes between students who were treated using Blended learning based Classes by using presentation slides on the competencies in how to maintenance a conventional ignition systems of class XI students at SMKN 12 Malang.

The design of this study used quasi-experimental quantitative type research with a pre-test and post-test. The study was conducted on Light Vehicle Engineering Class XI students in the 2018/2019 academic year. There were 33 students at Class XI TKR I as the experimental class, and class XI TKR III with 34 students as the control class. The instruments used were in the form of learning instruments in the form of Learning Implementation Plans (RPP), Classroom applications and test instruments (pre-test and post-test). Data analysis was performed by analysis of the Independent Sample T Test using SPSS 19.0 to test the hypothesis.

The results of the study show that

(1) Kelaskita based on blended learning is feasible to be used as teaching material for students of class XI TKR at SMK Negeri 12 Malang; and

(2) the use of Classes we are more effective in improving student learning outcomes in the competence to apply the maintenance method of conventional ignition systems in the XR TKR class at SMK 12 Malang compared to presentation slide media.

Suggestions include:

1) Schools that have not implemented blended learning are expected to be able to improve facilities and infrastructure to support blended learning based learning;

2) For teachers who have not applied blended learning, they should be able to direct students' habits to positive things;

3) Students who have not used the blended learning method are expected to be able to adapt to learning with the blended learning method; and 4) Further researchers can also apply the use of Kelaskitaroom learning media to other schools with different competencies or material and grade levels.