SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peran Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK Negeri 9 Malang Dalam Upaya Memasarkan Lulusan ke Dunia Kerja

Muafiqur Romadhoni

Abstrak


Menurut data yang dihimpun BPS angka pengangguran terbuka (TPT) dilihat dari tingkat pendidikan pada Agustus 2017, untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling tinggi diantara tingkat pendidikan lain. Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai unit pelaksana sangat berperan penting terhadap proses menyalurkan lulusan mereka kedalam dunia kerja dalam memberikan pelayanan dan pemberian informasi tentang lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran dan penempatan tenaga kerja.

Tujuan penelitian ini adalah:

(1) Mengungkap persiapan BKK dalam memasarkan lulusan pada dunia kerja;

(2) Mengungkap pelaksanaan memasarkan lulusan ke dunia kerja yang dilakukan BKK;

(3) Mengungkap faktor-faktor pendukung dan penghambat proses memasarkan lulusan ke dunia kerja yang dilaksanakan oleh BKK dengan industri, bagaimana cara untuk mengatasi penghambat;

(4) Mengungkap evaluasi BKK setelah pelaksanaan memasarkan lulusan ke dunia kerja dan mengungkap dampak dari proses memasarkan lulusan.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilaksakan dengan jenis studi kasus. Sumber data primer diambil dengan metode wawancara dari informan, informan ini meliputi wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat, ketua BKK, ketua program keahlian TSM, dan alumni SMK Negeri 9 Malang. Sumber data sekunder diambil menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, kemudian menyajikan data, dan diakhiri penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data, maka dilakukan dengan teknik triangulasi.

Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

(1) Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK Negeri 9 Malang melaksanakan tugas memasarkan lulusan dengan dirancang secara terperinci mulai dari mencari informasi industri, sampai dengan proses kerjasama dengan industri;

(2) Pelaksanaan proses memasarkan lulusan ke dunia kerja yang dilakukan oleh Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan peran BKK sebagai peghubung lulusan dengan industri, dan peran industri sebagai penampung tenaga kerja;

(3) faktor pendukung dalam pelaksanaan penyaluran lulusan ke dunia kerja yaitu mudahnya penggunaan media sosial sebagai alat komunikasi, kepercayaan industri kepada sekolah telah meningkat. Sedangkan faktor penghambat ada pada kurangnya minat lulusan untuk mengikuti program rekrutmen di BKK, serta kompetensi lulusan yang masih kurang;

(4) evaluasi selalu dilakukan secara rutin oleh timBKK ketika selesai melaksanakan progam kerja.