SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Training Board Bearing, Seal dan Gasket Pada Mata Pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Kelas X Kompetensi Keahlian TKRO di SMK Negeri 3 Boyolangu

Kurniawan Dwy Dedik

Abstrak


RINGKASAN

Kurniawan, D. D. 2019. Pengembangan Media Pembelajaran Training Board Bearing, Seal dan Gasket Pada Mata Pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Kelas X Kompetensi Keahlian TKRO di SMK Negeri 3 Boyolangu. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Amat Nyoto, M.Pd., (II) Drs. Partono, M.Pd.

Kata Kunci: Media Pembelajaran, Training Board, PDTO

Penyediaan sarana pembelajaran yang memadai dan sesuai dengan kurikulum yang terbaru akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Media dapat dijadikan sebagai sarana penyalur pesan pendidikan antara pendidik sebagai pemberi pesan dan peserta didik sebagai penerima pesan. Khususnya pada Program Keahlian TKRO, peserta didik masih sering merasa kesulitan untuk memahami secara nyata tentang komponen-komponen kendaraan yang utamanya adalah bearing, seal dan gasket.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini yang pertama adalah untuk menghasilkan media pembelajaran training board dengan karakteristik yang mampu membantu peserta didik dalam memahami materi pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik otomotif dan yang kedua adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan training board pada mata pelajaran PDTO.

Prosedur pengembangan produk menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis memperoleh hasil mata pelajaran yang akan diambil dan penentuan media pembelajaran yang dibutuhkan, desain yang dihasilkan adalah pengembangan dari analisis media yang dibutuhkan dan akan divalidasi terlebih dahulu oleh ahli media dan materi, pengembangan menghasilkan sebuah media yang telah di desain sesuai kebutuhan, setelah media sudah jadi kemudian diimplementasikan pada siswa kelas X TKRO 2 di SMK Negeri 3 Boyolangu, dan evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengambil kesimpulan seberapa layak media digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Hasil validasi ahli media 1 sebesar 94%, validasi ahli media 2 sebesar 86%, dan validasi ahli media guru sebesar 95%. Hasil validasi ahli materi 1 sebesar 90,21%, validasi ahli materi 2 sebesar 94,56%, dan validasi ahli materi guru sebesar 88,04%. Selain itu terdapat juga nilai yang dihasilkan dari respon siswa terhadap media pembelajaran training board sebesar 89,49%. Data yang diperoleh dari tes adalah nilai siswa setelah menggunakan media pembelajaran training board (posttest). Rata-rata nilai siswa setelah posttest sebesar 78,19%.

Hasil dari penelitian ini berupa media pembelajaran training board bearing, seal dan gasket. Media tersebut dikatakan layak digunakan dalam pembelajaran dilihat dari hasil validasi ahli media dan ahli materi yang termasuk dalam kategori valid dikarenakan meperoleh hasil >80%. Berdasarkan hal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya media pembelajaran training board dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas X TKRO 2 di SMK Negeri 3 Boyolangu dan menjadikan metode pembelajaran lebih bervariasi dengan melibatkan siswa ikut aktif melaksanakan kegiatan pembelajaran.