SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Piston Dome Terhadap Daya Dan Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Honda Beat 110 CC

Putra Hendra Budi Rukmana

Abstrak


RINGKASAN

Putra, Hendra Budi Rukmana. 2019. Pengaruh Penggunaan Piston Dome Terhadap Daya Dan Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Honda Beat 110 CC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E, M.Pd, MM (II) Drs. Partono M.Pd

Kata Kunci: piston dome, daya, CO, dan HC

Perkembangan kendaraan bermotor semakin lama semakin tidak terbendung lagi. Hal tersebut tentu memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, dan dampak negatifnya menimbulkan kebisingan, kemacetan, maupun polusi udara akibat gas buang kendaraan tersebut. Untuk mengurangi dampak negatif terutama pada emisi gas buang perlu adanya perlakuan khusus salah satunnya adalah memodifikasi penggunaan piston-nya.

Efisiensi pada motor bakar hanya berada dibawah 50%, hal tersebut dikarenakan energi panas yang diubah menjadi energi mekanik tidak 100%. Piston mempunyai peran penting dalam proses pembakaran dan meneruskan daya atau tenaga pada motor. Oleh karena itu, penggunaan piston yang berbeda maka berpengaruh pada volume silinder, perbandingan kompresi, dan efisiensi volumetrik. Sehingga akan berdampak pada perbedaan daya dan emisi gas buang yang dihasilkan.

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental design yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya dan emisi gas buang CO dan HC yang dihasilkan motor Honda Beat 110 cc karena menggunakan piston standarnya dan piston dome Honda Vario 110 cc. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap, yaitu: pertama, pengambilan data daya dan emisi gas buang CO dan HC dengan menggunakan piston standar; kedua, pengambilan data daya dan emisi gas buang CO dan HC dengan menggunakan piston dome.

Pengambilan data dilakukan pada putaran mesin 5000, 6000, 7000, dan 8000 rpm. Untuk mendapatkan data yang akurat, pengambilan data dilakukan sebanyak lima kali pengujian pada tiap rpm. Pengambilan data tentang daya motor dilakukan menggunakan alat dynamometer atau dynotest, sedangkan pengambilan data emisi gas buang CO dan HC menggunakan alat exhause gas analizer.

Hasil rata-rata penelitian pada motor Honda Beat 110 cc pada putaran mesin 5000, 6000, 7000, dan 8000 rpm antara lain sebagai berikut:

(1) daya menggunakan piston standar sebesar 6,287327 Hp, sedangkan yang menggunakan piston dome sebesar 7,133307 Hp atau lebih baik daya yang dihasilkan piston dome dengan peningkatan 11,859576%;

(2) emisi gas buang CO menggunakan piston standar sebesar 2,2935%, sedangkan yang menggunakan piston dome sebesar 6,582% atau lebih buruk emisi gas buang CO yang dihasilkan piston dome dengan peningkatan 65,154968%;

(3) emisi gas buang HC menggunakan piston standar sebesar 118,05 ppm, sedangkan yang menggunakan piston dome sebesar 270 ppm atau lebih buruk emisi gas buang HC yang dihasilkan piston dome dengan peningkatan 56,277778%.

Bardasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa daya yang dihasilkan motor Honda Beat 110 cc menggunakan piston dome mengalami peningkatan, namun disisi lain emisi gas buang yang dihasilkan menjadi tidak baik. Oleh karena itu, apabila masyarakat melakukan modifikasi pada piston, maka harus memperhatikan rasio kompresinya untuk menentukan jenis bahan bakar atau angka oktan bahan bakar yang dapat digunakan. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya apabila melakukan penelitian sejenis diharapkan pengujian yang dilakukan pada putaran mesin rendah, sedang, dan juga mempertimbangkan keausan komponen mesin.