SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

APLIKASI THREE WAY CATALYTIC CONVERTER PADUAN CuZn (KUNINGAN) DENGAN MODEL HONEYCOMB PADA KNALPOT TERHADAP NILAI EMISI NOx, CO, DAN HC PADA SEPEDA MOTOR SHOGUN 125cc

Sofana Ilyas

Abstrak


ABSTRAK

Sofana, Ilyas. 2019. Aplikasi Three Way Catalytic Converter Paduan CuZn (Kuningan) Dengan Model Honeycomb Pada Knalpot Terhadap Nilai Emisi NOx, CO, HC pada Sepeda Motor Shogun 125cc. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T., (2) Fuad Indra Kusuma S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Three Way Catalytic Converter, Paduan CuZn (Kuningan), Model Honeycomb, Nilai Emisi NOx, CO, HC.

Sepeda motor merupakan sarana transportasi yang menjadi salah satu pilihan masyarakat saat ini, sehingga penggunaannya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan input data yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (2016), jumlah sepeda motor yang digunakan di Indonesia pada tahun 2016 mencapai 105.150.082 unit yang sebagian besar masih menggunakan motor bakar bensin. Penggunaan sepeda motor dengan jumlah sekitar 105 juta tersebut menyebabkan  Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat polusi udara tertinggi ke-7 di dunia menurut The Eco Experts (dalam Liputan 6, 2017), sehingga dibutuhkan upaya untuk mengurangi polusi tersebut. Salah satu upayanya adalah pengaplikasian three way catalytic converter (TWC) dengan model honeycomb pada knalpot untuk mereduksi emisi gas buang NOx, CO, dan HC. Dalam penelitian ini material yang digunakan pada TWC adalah CuZn atau kuningan. Material tersebut digunakan karena jumlahnya melimpah, harga ekonomis, dan juga tahan terhadap suhu tinggi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji signifikansi aplikasi penggunaan three way catalytic converter paduan CuZn (kuningan) terhadap emisi gas buang NOx, CO, dan HC.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen jenis posttest only control group design yang di dalamnya terdapat kelompok eksperimen (yang diberi perlakuan TWC) dan kelompok kontrol (tanpa perlakuan). Pengambilan data digunakan dengan gas analyzer untuk mengetahui emisi gas buang NOx, CO, dan HC. Media yang digunakan adalah Shogun 125cc tahun 2007, serta variasi RPM yang digunakan adalah 1000 sampai 7000 dengan kelipatan 1000 RPM untuk memastikan keabsahan data yang didapat.

 

Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi TWC paduan CuZn (kuningan) dapat mereduksi gas HC yang sebelumnya 1224,1386 ppm menjadi 1031,5629 ppm atau mengalami penurunan sebesar 15,7 % dan NOx yang sebelumnya 0,6843 ppm menjadi 0,6557 ppm atau mengalami penurunan sebesar 4,2%, namun pada gas CO justru mengalami kenaikan yang sebelumnya 5,3786 %vol menjadi 9,0414 %vol atau mengalami kenaikan sebesar 68,5 %.