SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penambahan CatalyticConverter Berbahan Tembaga dengan Model Circular Tube Shape Pada Knalpot Tipe Absortif Terhadap Daya dan Emisi Gas Buang Yamaha Vixion 1 PA

Shoffan Ilham Azizi Nur

Abstrak


RINGKASAN

Shoffan, Ilham A. N. 2019. Pengaruh Penambahan CatalyticConverter Berbahan Tembaga dengan Model Circular Tube Shape Pada Knalpot Tipe Absortif Terhadap Daya dan Emisi Gas Buang Yamaha Vixion 1 PA. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T., (2) Drs. Imam Muda Nauri, S.T. M.T.

Kata Kunci: Catalytic Converter, Tembaga, Model Circular Tube Shape, Knalpot Absortif, Daya, Emisi Gas Buang.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat polusi udara tertinggi ketiga di dunia. Salah satu penyebab meningkatnya polusi udara yaitu maraknya penggunaan knalpot tipe absortif yang tidak didesain menggunakan catalytic converter. Tujuan penelitian ini yaitu:

(1) untuk mengetahui pengaruh penambahan catalytic converter berbahan tembaga dengan model circular tube shape pada knalpot tipe absortif terhadap daya Yamaha Vixion 1PA,

(2) untuk mengetahui pengaruh penambahan catalytic converter berbahan tembaga dengan model circular tube shape pada knalpot tipe absortif terhadap emisi gas buang Yamaha Vixion 1PA. Catalytic converter merupakan komponen pada sistem gas buang yang berfungsi untuk menurunkan konsentrasi emisi gas buang. Daya merupakan hasil perkalian antara kecepatan angular dengan torsi. Emisi gas buang merupakan polutan yang terkandung di dalam gas hasil pembakaran kendaraan bermotor.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan desain the static comparison design. Objek penelitiannya yaitu katalis tembaga dengan model circular tube shape. Instrumen penelitian menggunakan dyno test merk ABD untuk menguji daya dan gas analyzer merk HG-510 untuk menguji emisi gas buang. Pengambilan data dilakukan pada putaran mesin 2500 rpm hingga 7500 rpm. Analisis data menggunakan teknik statistik inferensial uji T paired sample T test melalui aplikasi analisis statistik SPSS 24.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh:

(1) nilai signifikansi data daya sebesar 0,001,

(2) nilai signifikansi data CO sebesar 0,001,

 

(3) nilai signifikansi data HC sebesar 0,004. Nilai signifikansi data daya, CO, dan HC tersebut < 0,05, artinya ada perbedaan yang signifikan dengan penambahan catalytic converterberbahan tembagamodel circular tube shape pada knalpot tipe absortifterhadap daya dan emisi gas buang Yamaha Vixion 1PA. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan catalytic converter berbahan tembaga model circular tube shape pada knalpot tipe absortif menyebabkan daya mesin turun sebesar 1,89%. Akan tetapi, penambahan catalytic converter berbahan tembaga dengan model circular tube shape dapat menurunkan emisi gas buang CO sebesar 16,67%, sedangkan emisi gas buang HC dapat diturunkan sebesar 32,54%.