SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Paramater Pemesinan Terhadap Kekasaran Permukaan Benda Kerja Pada Proses Finishing Dengan Mesin Bubut CNC

FATHONI MUHAMMAD

Abstrak


RINGKASAN

Fathoni, Muhammad. 2019. Pengaruh Paramater Pemesinan Terhadap Kekasaran  Permukaan Benda Kerja Pada Proses Finishing Dengan Mesin Bubut CNC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Maftuchin Romlie, M.Pd., (II) Agus Suyetno, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: parameter pemesinan, finishing, mesin bubut CNC, kekasaran permukaan.

Penelitian ini dilakukan karena adanya penyesuaian parameter pemesinan meskipun sudah terdapat rekomendasi dari katalog pahat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh paramater pemesinan terhadap kekasaran  permukaan benda kerja pada proses finishing dengan mesin bubut CNC, sehingga didapatkan parameter pemesinan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain penelitian pre–experimental design. Jenis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik non–parametris.

Parameter pemesinan yang digunakan adalah kecepatan putaran spindel (568,69 rpm, 682,43 rpm, 796,17 rpm), gerak makan (0,15 mm/rev, 0,10 mm/rev, 0,05 mm/rev), dan kedalaman pemotongan (0,8 mm, 0,6 mm, 0,4 mm). Alat potong yang digunakan pada penelitian ini adalah pahat insert karbida ISO VBMT 160404–MM (MC7025) merek Mitsubishi. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kekasaran permukaan benda kerja adalah Surface Roughness Test Mitutoyo Portable Surftest SJ 301 series.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan hanya gerak makan yang berpengaruh terhadap kekasaran permukaan benda kerja. Kecepatan putaran spindel dan kedala–man pemotongan tidak berpengaruh terhadap kekasaran permukaan benda kerja. Pada penelitian ini nilai kekasaran terendah sebesar 0,20 µm, sedangkan yang tertinggi sebesar 2,19 µm. Parameter yang digunakan untuk mendapatkan kekasa–ran 0,20 µm yaitu kecepatan putaran spindel 682,43 rpm, gerak makan 0,05 mm/rev, dan kedalaman pemotongan 0,4 mm.