SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Kegiatan Pengembangan Pendidikan Karakter (PPK) dalam Pengembangan Soft skill Siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Brantas Karangkates. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Negeri Malang.

HENDRIAWAN LUCKY

Abstrak


ABSTRAK

Hendriawan, Lucky. 2019. Penerapan Kegiatan Pengembangan Pendidikan Karakter (PPK) dalam Pengembangan Soft skill Siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Brantas Karangkates. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin FT  Universitas Negeri Malang.

 

Kata kunci: Penerapan Kegiatan, Pengembangan Pendidikan Karakter, soft skill.

Berdasarkan hasil observasi sementara yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa kebanyakan lulusan SMK saat ini ketika bekerja di perusahaan dalam jenjang karir mereka relatif tidak bisa cepat naik, hal ini dikarenakan lulusan SMK dinilai belum memiliki soft skill yang baik dan juga belum memiliki kebiasaan karakter sesuai bidang pekerjaannya. Untuk itu perlu adanya pembentukan karakter profesionalitas pada diri setiap siswa SMK. Dalam hal ini, penerapan kurikulum berbasis karakter tampaknya dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif guna mengembangkan soft skill dan membentuk karakter siswa SMK.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian ini dilakukan di SMK Brantas Karangkates pada program keahlian Teknik Otomotif pada mata pelajaran produktif. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Untuk memudahkan peneliti dalam melaksanakan kegiatan penelitian, maka dibutuhkan suatu batasan penelitian. Batasan ini berfungsi untuk membatasi fokus penelitian agar tidak terlalu jauh keluar dari bahasan penelitian. Batasan-batasan tersebut dijabarkan dalam bentuk kisi-kisi instrumen penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang diterapkan di SMK Brantas Karangkates program keahlianTeknik Otomotif adalah pengembangan Pendidikan yang bermuatan karakter di dalamnya. Tujuan dari penerapan kurikulum ini adalah membentuk karakter siswa sesuai dengan bidang pekerjaannya dan karakter terhadap soft skill yang dimiliki. Dalam penyusunan, kurikulum disusun berdasarkan kompetensi-kompetensi hasil rumusan antara pihak sekolah dengan pihak industri yang menghasilkan 18 pendidikan karakter dasar,  yang kemudian dikembangkan dalam bentuk silabus dan RPP. Silabus dan RPP yang telah disusun diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Peneliti juga menyimpulkan bahwa Pengembangan Pendidikan Karakter merupakan kurikulum yang berorientasi pada kebudayaan yang menghasilkan lulusannya memiliki karakter dan etika. Peneliti juga dapat menyarankan hendaknya kebiasaan positif yang sudah terbentuk di sekolah melalui kurikulum berbasis karakter bisa melekat dan berkembang untuk proses pembelajaran. Tujuannya yaitu nantinya dapat bermanfaat untuk guru dan para siswanya. Selain itu pemantauan secara periodic untuk karakter-karakter tertentu pada saat pelajaran harus lebih teliti lagi.