SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

studi tentang kualitas guru bersrtifikat pendidik dan guru belum bersertifikat pendidik di sekolah menengah kejuruan negeri se kota malang

mokhammad nurhadi

Abstrak


ABSTRAK

Nurhadi, Mokhammad (2010): Studi Tentang Kualitas Guru Bersertifikat Pendidik Dengan Guru Belum Bersertifikat Pendidik Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sumarli, M.Pd, M.T, (II) Sukarni, S.T., M.T.

Kata kunci: Sertifikasi, Kualitas Guru.

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru, yang bertujuan untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan. Oleh karena itu perlu diketahui kinerja guru yang sudah bersertifikasi dan kinerja guru yang belum bersertifikasi, serta adakah perbedaan kualitas antara guru yang sudah bersertifikasi dengan yang belum bersertifikasi.

Populasi dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru dan Siswa SMK Negeri se Kota Malang, untuk Guru diambil 2 guru pada masing-masing sekolah untuk dijadikan sampel, diperoleh 12 guru yang telah bersertifikasi dan 12 guru yang belum bersertifikasi. Sedang untuk siswa diambil 1 siswa secara random pada masing-masing sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan angket. Untuk membedakan kinerja guru yang sudah bersertifikasi dengan yang belum bersertifikasi, maka menggunakan analisis t-test.

Hasil penelitian menunjukkan bahawa (1) Kualitas guru bersertifikat pendidik pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se Kota Malang adalah baik (2) Kualitas guru belum bersertifikat pendidik pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se Kota Malang adalah baik, dan (3) Tidak ada perbedaan kualitas guru bersertifikat pendidik dengan guru belum bersertifikat pendidik pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se Kota Malang dengan Signifikansi sebesar 47,3%.

Dari hasil penelitian ini, disarankan kepada pihak sekolah terutama kepala sekolah agar lebih memperhatikan kinerja guru yang telah bersertifikasi, sehingga dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan para peserta didiknya serta membawa dampak yang baik pula pada sekolah.