SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MODEL PRAKTIK KERJA LAPANGAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 11 MALANG

MEGA AYU DEVITASARI

Abstrak


ABSTRACT

 

Devitasari, Mega, Ayu. 2017. Model Praktik Kerja Lapangan Untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa Teknik Kendaraan Ringan Otomotif di SMK Negeri 11 Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yoto, S.T., M.M.,M.Pd., (2) Dr. Agus Sholah, M.Pd.

 

Kata Kunci: praktik kerja lapangan, teknik kendaraan ringan otomotif, SMK

 

Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting yang dapat berpengaruh pada sumber daya manusia karena manfaat dari adanya pendidikan adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar lebih maju dan berkembang. Salah satu upaya pemerintah pendidikan untuk mewujudkan itu semua adalah dengan adanya program praktik kerja lapangan yang dikhususkan bagi siswa sekolah menengah kejuruan. Tujuan utama praktik kerja lapangan adalah untuk membekali siswa agar siap menjadi tenaga kerja yang berkompeten di bidangnya dan mempersiapkan siswa agar dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja. Model pelaksanaan atau proses pelaksanaan menjadi penting dalam mencapai tujuan tersebut, terlebih lagi sistem kurikulum pendidikan di Indonesia sudah menjalankan kurikulum 2013 yang menetapkan bahwa praktik kerja lapangan dilaksanakan selama 3 bulan atau dengan 3 hari mengikuti pembelajaran di sekolah dan 3 hari melaksanakan praktik kerja lapangan di industri. Berbeda dengan SMK Negeri 11 Malang yang telah menjalankan sistem kurikulum 2013, tetapi pelaksanaan praktik kerja lapangan dilaksanakan selama 1 semester atau 6 bulan, khususnya pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif. Maka, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui model praktik kerja lapangan yang dilaksanakan oleh SMK Negeri 11 Malang khususnya pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif mulai dari persiapan hingga evaluasi yang dilakukan dan dengan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan praktik kerja lapangan.

Rancangan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu untuk memaparkan data hasil penelitian dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 11 Malang yang sumber datanya adalah dari pihak sekolah dan industri. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang akan diabsahkan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik pengambilan data.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) persiapan sekolah untuk pelaksanaan praktik kerja lapangan siswa teknik kendaraan ringan otomotif ditugaskan kepada humas yang nantinya humas akan menangani segala yang dibutuhkan dalam praktik kerja lapangan hingga evaluasi. Mulai dari persiapan sekolah sendiri dengan menjalin kerjasama dengan industri dan membuat jadwal untuk kegiatan sebelum siswa praktik kera lapangan hingga selesai praktik kerja lapangan, menyiapkan siswa untuk dapat memenuhi persyaratan praktik kerja lapangan dengan menyelesaikan modul mata pelajaran normatif dan adaptif, menyiapkan guru pembimbing dengan memberikan sosialisasi mengenai tanggungjawabnya,  menyiapkan adminitrasi yang dibutuhkan, hingga pelaksanaan pembekalan siswa kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif yang melalui pembekalan umum dan pembekalan kompetensi; (2) model pelaksanaan yang dilakukan untuk praktik kerja lapangan siswa teknik kendaraan ringan otomotif dari jangka waktu yang dilakukan selama 1 semester (6 bulan) dengan pembagian di 1 bulan pertama dilakukan untuk pembekalan dan mengerjakan modul mata pelajaran normatif dan adaptif dan selanjutnya melakukan praktik kerja lapangan di industri. Alasan sekolah tidak menerapkan waktu yang ditetapkan oleh kurikulum 2013 khususnya pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif karena sekolah ingin siswa teknik kendaraan ringan otomotif memiliki pengetahuan yang matang tentang dunia kerja yang sebenarnya dan benar-benar menguasai kompetensi yang diharapkan, monitoring yang wajib dilakukan guru pembimbing adalah 1 bulan sekali dengan mmengunjungi siswa praktik kerja lapangan di industri dengan bertemu dan menanyakan perkembangan siswa kepada pembimbing dari industri; (3) evaluasi yang dilakukan sekolah dengan proses evaluasi mulai dari saran dan kritik dari pihak industri dan masukan dari guru pembimbing,melaksanakan penilaian untuk siswa yang diberikan oleh pembimbing eksternal (dari industri) mengenai nilai kompetensi dan berdasarkan patokan nilai yang diberi oleh sekolah agar pembimbing eksternal mudah dalam menilai serta penilaian dari pembimbing internal (dari sekolah) yang menilai tentang sikap, karakter, dan hasil laporan yang telah dibuat oleh siswa setelah menjalankan praktik kerja lapangan, memberikan sertifikat kepada siswa yang dibuat oleh sekolah dengan disertai nama industri, logo, tanda tangan, dan stempel pada sertifikat tersebut, tujuannya adalah untuk bukti bahwa siswa teknik kendaraan ringan otomotif telah melaksanakan praktik kerja lapangan.

Saran dalam skripsi ini adalah: (1) SMKN 11 Malang hendaknya menambah kerjasama dengan industri terutama dalam bidang yang bersangkutan dengan teknik kendaraan ringan otomotif; (2) industri hendaknya lebih memperhatikan dunia pendidikan, khusunya dalam bidang PKL untuk SMK pada kompetensi keahlian TKRO agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kriteria industri yang sebenarnya; (3) diharapkan dapat membantu menjembatani industri dengan SMK untuk menjalin kerjasama; (4) hasil penelitian yang dilakukan pasti masih ada kekurangan, harapan untuk peneliti selanjutnya dapat melengkapi kekurangan yang ada pada penelitian ini agar model pelaksanaan praktik kerja lapangan pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif di SMK Negeri 11 Malang khususnya bisa lebih baik lagi.