SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengaruh kecepatan putaran spindle, kedalaman pemotongan, dan gerak makan (feed rate) terhadap kekasaran permukaan pada proses pembubutan baja AISI 304

hidayatullah surya perdana

Abstrak


ABSTRACT

 

Perdana, Hidayatullah, Surya. 2017. Pengaruh Kecepatan Putaran Spindle, Kedalaman Pemotongan, dan Gerak Makan (Feed Rate) terhadap Kekasaran Permukaan pada Proses Pembubutan Baja AISI 304. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Suwarno, M.Pd., (2) Drs. Imam Sudjono, M.T.

 

Kata Kunci: kecepatan putaran spindle, gerak makan, kedalaman potong,    kekasaran permukaan

 

Mesin bubut merupakan mesin yang banyak digunakan untuk proses permesinan yang berfungsi untuk memproduksi benda kerja yang hasilnya harus rata dan halus. Untuk proses pembubutan sendiri dapat diaplikasikan dalam pembuatan ulir, poros, atau pun digunakan untuk meratakan permukaan suatu benda kerja. Hasil kekasaran permukaan suatu produk permesinan dapat mempengaruhi beberapa fungsi, dari produk tersebut seperti tingkat kepresisian, kemampuan penyebaran pelumas, pelapisan, dan sebagainya. Untuk memperoleh karakteristik geometrik yang baik meliputi kekasaran permukaan dapat dicapai dengan langkah-langkah pengerjaan yang tepat, mesin perkakas yang digunakan, jenis pahat, kondisi pemotongan, dan cairan pendingin.

Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimental. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kecepatan Putaran Spindle 370 Rpm, 630 Rpm, dan 920 Rpm, Kedalaman Pemotongan 0.3 mm, 0.5 mm, dan 1.0 mm, dan Gerak Makan 0.05 mm/rev, 0.125 mm/rev, dan 0.2 mm/rev. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kekasaran permukaan bada hasil pembubutan baja AISI 304. Variabel control pada penelitian ini adalah tidak menggunakan pendingin. Pahat yang digunakan adalah pahat insert karbida Tungaloy.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan putaran spindle rata-rata yang paling halus didapat pada kecepatan 920 Rpm yang sebesar Ra 1.747 µm, gerak makan nilai rata-rata kekasaran paling rendah terdapat pada harga gerak makan 0.050 mm/rev yang sebesar Ra 1.201 µm, dan kedalaman pemotongan tingkat kekasaran paling rendah didapat pada variabel kedalaman 0.3 mm yaitu Ra 1.551 µm. Dari ketiga variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kekasaran permukaan pada proses pembubutan baja AISI 304. Hasil penelitian ini juga didapatkan bahwa variasi variabel yang paling halus didapat pada kecepatan putaran spindle 920 rpm, gerak makan 0.050 mm/rev, dan kedalaman potong 0.3 mm dengan hasil kekasaran Ra 0.902 µm. Sedangkan untuk hasil yang paling kasar didapatkan pada variasi variabel kecepatan putaran spindle 370 rpm, gerak makan 0.200 mm/rev, dan kedalaman potong 1.0 mm dengan hasil kekasaran Ra 3.979 µm.