SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH KONDISI ELEKTRODA E-308 TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO STAINLESS STEEL304 PADA PROSES PENGELASAN SMAW

Asfiyak Zuhairi

Abstrak


ABSTRACT

 

Dalam pengelasan SMAW kondisifluxdapat mempengaruhi sifat mekanik dari hasil pengelasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kekuatan tarik dan strukturmikrosambungan las stainless steel304 pada prosespengelasan SMAW dengan variasikondisielektroda, yaituelektrodadiovenpadasuhu 1000C selama 1 jam, barudikeluarkandarikemasannya, dilembabkandiudarabebasselama 7 jam, direndamdalam air selama 5 menitkemudian diuji kekuatan tarik dan fotostrukturmikro.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental. Sedangkan desain penelitiannya adalah penelitian eksperimen yang dilakukan di laboratorium. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif. Objek penelitian ini adalah austenitic stainless steel 304 yang dilasmenggunakanvariasikondisielektroda, yaituelektrodabarudikeluarkandarikemasannyadengankandungan air 1,79%, dilembabkandiudarabebasselama 7 jamdengankandungan air 2,12%, direndamdalam air selama 5 menitdengankandungan air 15,73%, diovenpadasuhu 1000C selama 1 jamdengankandungan air 0,29% kemudian diuji kekuatan tarik dan fotostrukturmikro.

Hasil penelitian menunjukkan rerata kekuatan tarik sambungan las dengan kondisibarudikeluarkandarikemasannyaadalah53,64kg/mm2, dilembabkandiudarabebasselama 7 jamadalah 52,68 kg/mm2,direndamdalam air selama 5 menitadalah 51,10 kg/mm2, diovenpadasuhu 1000C selama 1 jam adalah56,51 kg/mm2. Dari hasilfotostrukturmikropadadaerahbase metaldandaerah HAZ tidakjauhberbedahanyaukuranbutirpada HAZ lebihbesardaribase metal, untukfotostrukturmikrodaerahlasmenunjukkansemakinbanyakkadar air (kelembaban) padaelektrodasemakintidaksempurnanyabentukcementite.Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan tarik danstrukturmikrosambungan las dari proses pengelasan SMAW akibat variasi kondisielektroda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dari variasi kondisielektrodapada proses pengelasan SMAW terhadap nilai kekuatan tarik dan strukturmikroaustenitic stainless steel 304.