SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Trainer Sistem Penerangan pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor Siswa Kelas XI TSM SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi

Muhammad Ghozali

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Kata Kunci: media pembelajaran, trainer sistem penerangan, pemeliharaankelistrikan sepeda motor, modul, jobsheet.

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di bengkel praktek SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, ditemukan bahwa (1) kurangnya media pembelajaran trainer sistem penerangan (2) 80% guru dalam melaksanakan pembelajaran hanya sebatas teori, (3) terdapat 60% siswa belum bisa memahami wiring diagram.

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membandingkan kemampuan siswa dalam kelas yang menggunakan media pembelajaran berupa trainer dan modul Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor dengan yang tidak menggunakan oleh siswa kelas XI TSM SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi.

Penelitian ini menggunakan metode  Research and Development (R&D) ADDIE yang dikemukakan oleh Robert Maribe Branch, yaitu (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan validasi berupa kuisioner terhadap hasil pengembangan kepada ahli media dan ahli materi . Selanjutnya respon uji coba pemakaian oleh siswa yang berupa kuisioner dan tes. Kuisioner diisi oleh siswa kelas XI TSM 1 berjumlah 30 siswa berupa data hasil penilaian siswa terhadap trainer dan modul. Sedangkan tes yang dilakukan berupa soal pretest dan posttest terkait dengan trainer dan modul pembelajaran sistem penerangan, baik yang menggunakan yaitu kelas XI TSM 1 berjumlah 30 siswa dan yang tidak menggunakan yaitu kelas XI TSM 2 berjumlah 30 siswa.

Hasil penelitian menunjukkan kualitas trainer dan modul sebagai berikut: (1) hasil validasi ahli media menunjukan tingkat kelayakan trainer dan modul sebesar 92.67%, (2) hasil validasi ahli materi dosen dan guru menunjukan tingkat kelayakan trainer dan modul sebesar 92.34% dan 93.90%, (3) hasil uji coba siswa menunjukan tingkat kelayakan trainer dan modul sebesar 97.18%, (4) dari hasil nilai pretest kelas XI TSM 1 dan XI TSM 2 diperoleh nilai rata-rata sebesar 67.07 dan 67.33, dari hasil nilai posttest kelas XI TSM 1 dan XI TSM 2  diperoleh nilai rata-rata sebesar 88.93, dan 72.13.

 

 Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah trainer dan modul Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor dikatakan valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada kompetensi pemeliharaan sistem penerangan sepeda motor oleh siswa kelas XI TSM SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, dan terdapat perbedaan secara signifikan rata-rata nilai akhir/posttest antara yang menggunakan trainer  dan modul pembelajaran sistem penerangan sepeda motor dengan yang tidak menggunakan trainer  dan modul pembelajaran sistem penerangan sepeda motor.