SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengaruh Variasi Pembukaan Sudu Pengarah dan Jumlah Sudu terhadap Unjuk Kerja Turbin Cross flow dengan Simulasi CFD (Computational Fluid Dynamic)

Muhamad Akbar Navis

Abstrak


ABSTRAK

 

Indonesia adalah negara agraris yang menghasilkan air secara terus menerus, sehingga pembangkit listrik tenaga air dapat lebih dikembangkan dan diaplikasikan di berbagai wilayah indonesia. Computational Fluid Dynamic (CFD) merupakan ilmu tentang aliran fluida yang menggunakan persamaan numerik dalam proses simulasinya sehingga CFD menjadi pendekatan yang ekonomis, cepat, dan lebih efisien dalam merancang variasi desain turbin. Turbin tipe impuls jenis aliran silang (cross flow) merupakan salah satu turbin yang sering digunakan untuk pembangunan PLTMH di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh variasi jumlah sudu terhadap unjuk kerja turbin cross flow dengan simulasi CFD, (2) pengaruh variasi pembukaan sudu pengarah terhadap unjuk kerja turbin cross flow dengan simulasi CFD, (3) pengaruh variasi pembukaan sudu pengarah dan jumlah sudu terhadap unjuk kerja turbin cross flow dengan simulasi CFD. Penelitian ini menggunakan metode modelling eksperimental dengan cara mendesain turbin yang ada di lapangan kemudian melakukan perlakuan tertentu kemudian dilakukan simulasi dan pengamatan secara langsung akibat hasil perlakuan yang dilakukan. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembukaan sudu pengarah 12°, 16°, 20°, 24°, 36°, dan jumlah sudu 22 buah sudu, 24 buah sudu, dan 26 buah sudu. Variabel terikat dari penelitian ini adalah unjuk kerja turbin cross flow. Pengumpulan data dilakukan dengan meninjau hasil simulasi setelah mengalami proses perhitungan numerik. Setelah dilakukan proses simulasi CFD dan pengolahan data didapatkan nilai besarnya daya pada pembukaan sudu pengarah 12° dengan jumlah sudu 24 dan 26 berturut-turut sebesar 769.44 Watt dan 773.21Watt, pembukaan sudu pengarah 16° dengan jumlah sudu 24 dan 26 berturut-turut sebesar 774.23 Watt dan 777.07 Watt, pembukaan sudu pengarah 20° dengan jumlah sudu 24 dan 26 berturut-turut sebesar 844.98 Watt dan 863.71 Watt, pembukaan sudu pengarah 24° dengan jumlah sudu 24 dan 26 berturut-turut sebesar 850.78 Watt dan 868.53 Watt.