SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Pelaksanaan Praktik Kerja Industri untuk Mempersiapkan Tenaga Terampil di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

devi arta mefinal

Abstrak


ABSTRAK

 

Kata Kunci: praktik kerja industri, tenaga terampil, SMK

Pendidikan merupakan salah satu sektor yang saling berkaitan dengan berbagai sektor lainnya. Pendidikan bermaksud untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi sumberdaya manusia. Dalam pendidikan kejuruan pembelajaran dibagi menjadi dua hal yaitu pembelajaran teori dan pembelajaran praktik, baik itu praktik di bengkel sekolah maupun praktik kerja di lapangan yaitu dengan Praktik Kerja Industri. Tujuan utama dari program Praktik Kerja Industri adalah untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran pada pendidikan kejuruan guna mencapai tujuan pendidikan kejuruan secara maksimal agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan lapangan kerja. Dalam upaya melaksanakan Praktik Kerja Industri, pihak sekolah terlebih dahulu melakukan kerja sama dengan Dunia Usaha/Industri agar tercipta link and match antara pelajaran yang disampaikan di sekolah dapat diaplikasikan di Dunia Usaha/Industri. Untuk hal itu berbagai upaya dilakukan oleh pihak sekolah untuk mempersiapkan peserta didik dalam rangka memasuki masa Praktik Kerja Industri.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk memaparkan data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi serta untuk memberikan gambaran umum tentang praktik kerja industri yang didapatkan data dari hasil temuan penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi serta triangulasi data. Dari hasil pengumpulan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta triangulasi data dapat digambarkan tentang pelaksanaan praktik kerja industri untuk mempersiapkan tenaga terampil.

Hasil dari penelitian ini diketahui: (1) Persiapan sekolah untuk pelaksanaan Praktik Kerja Industri dengan membuat program kerja Praktik Kerja Industri, kemudian sekolah memberikan sosialisasi kepada guru pembimbing melalui guru pembimbing disampaikan kepada peserta didik tentang pelaksanaan Praktik Kerja Industri berupa materi teoritis maupun materi non teoritis, selanjutnya sekolah akan memberikan sosialisasi kepada semua guru dan mewajibkan bagi guru pembimbing untuk melaksanakan OJT (On the Job Training) terlebih dahulu, bagi guru yang sudah pernah menjadi pembimbing maka sekolah akan langsung memberikan surat tugas kepada guru tersebut untuk membimbing peserta didik dalam melaksanakan Praktik Kerja Industri, untuk mendukung pelaksanaan praktik kerja industri Fasilitas yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen sama dengan standart yang ada di industri, selanjutnya Sekolah berupaya memberikan sosialisasi kepada siswa kelas XI khususnya melalui guru produktif atau melalui guru pembimbing dengan cara pembelajaran praktik maupun pengetahuan umum, (2) Proses pembimbingan dari sekolah dilakukan oleh guru pembimbing masing-masing dengan cara memberikan informasi tentang budaya yang ada di industri tersebut, selanjutnya SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dalam melaksanakan Praktik Kerja Industri ini menggunakan (block release) hal ini dapat dilihat dari peraturan sekolah yang telah mewajibkan bagi peserta didiknya untuk melakukan Praktik Kerja Industri minimal 3 bulan di industri, hal ini juga didukung oleh industri yang meminta peserta didik untuk melakukan kegiatan Praktik Kerja Industri minimal 2 bulan kemudian selama melaksanakan Praktik Kerja Industri peserta didik mendapat pengawasan dari guru pembimbingya masing-masing minimal 1 bulan sekali dengan cara dikunjungi, peran seorang guru pembimbing sangatlah penting karena sebagai penghubung antara sekolah, orang tua, dan industri, (3) untuk penilaian Sekolah tidak memberi nilai, yang memberikan nilai adalah industri tempat peserta didik tersebut melaksanakan Praktik Kerja Industri, selanjutnya untuk evaluasinya dilakukan dengan cara melakukan rapat bersama antara pihak sekolah dan pihak industri, untuk pelaporan evaluasi dengan cara melihat laporan yang telah dibuat oleh peserta didik tersebut maupun laporan dari guru pembimbing.

 

Saran yang diberikan dalam skripsi ini yaitu: (1) peserta didik sebaiknya memilih tempat industri yang telah disarankan oleh sekolah karena sekolah telah memilih tempat industri yang terbaik untuk meningkatkan kualitas bagi lulusannya, (2) sebaiknya guru pembimbing diberikan diklat untuk meningkatkan kualitas peserta didik dalam pelaksanaan praktik kerja industri, (3) industri sebaiknya lebih banyak melakukan kerja sama dengan sekolah karena industri dapat berperan  sebagai sumber belajar, tempat belajar, dan sarana  pendidikan bagi peserta didik SMK, (4) sebaiknya pihak sekolah juga memberikan nilai kepada peserta didik agar nilai yang diperoleh peserta didik tidak seluruhnya dari industri, (5) Penelitian ini tentunya masih banyak kekurangan yang perlu untuk ditambahkan, harapannya peneliti selanjutnya dapat memperdalam dan melengkapi kekurangan yang ada dalam penelitian ini agar dapat digunakan dalam proses pelaksanan Praktik Kerja Industri untuk mempersiapkan tenaga terampil di SMK sehingga pelaksanan praktik kerja industri di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen khususnya dan SMK lainnya menjadi lebih baik lagi.