SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran dan Persepsi Siswa Tentang Alat Praktik Terhadap Hasil Belajar Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

mortir andreansa yanai

Abstrak


ABSTRAK

 

Terdapat dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor intern dan ekstern. Keaktifan siswa dalam pembelajaran merupakan contoh dari faktor intern dan ketersediaan alat prakrik merupakan contoh dari faktor ekstern, tanpa adanya keaktifan maka proses belajar tidak akan berjalan dengan baik, selain itu faktor yang mempengaruhui hasil belajar pemeliharan mesin kendaraan ringan adalah ketersediaan alat praktik, karena dengan ketersediaan alat praktik yang lengkap dan sesuai dengan standart maka siswa dalam melaksanakan pembelajaran akan maksimal.Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui keaktifan siswa terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan, (2) Mengetahui persepsi siswa tentang alat praktik terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan, (3) Mengetahui Keaktifan siswa dan persepsi siswa tentang alat praktik terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan.Penelitian ini merupakan diskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Sumber penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Data penelitian yang berupa paparan penyusunan angket keaktifan siswa dalam pembelajaran dan Persepsi siswa tentang alat praktik.pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuisioner dan dokumentasi.Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh 3 hasil penelitian sebgai berikut pertama ada pengaruh yang signifikan antara keaktifan siswa dalam pembelajaran terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan hal ini ditandai dengan (1) turut serta dalam melaksanakan tugas belajarnya; (2) terlibat dalam pemecahan masalah;  (3) Bertanya kepada siswa lain atau guru apabila tidak memahami persoalan yang dihadapinya;  (4) Berusaha mencari berbagai informasi yang diperlukan untuk pemecahan masalah; (5) Melaksanakan diskusi kelompok sesuai dengan petunjuk guru; (6) Menilai kemampuan dirinya dan hasil yang diperolehnya;  (7) Melatih diri dalam memecahkan soal atau masalah yang sejenis;  (8) Kesempatan menggunakan atau menerapkan apa yang diperoleh dalam dan dari hasil uji analisis deskriptif keaktifan siswa yang dimiliki oleh siswa SMK Muhamadiyah 1 Kepanjen masuk dalam katagori tinggiKedua, ada pengaruh yang signifikan antara persepsi siswa tentang alat praktik dengan hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan hal ini dapat dilihat dengan ketersediaan alat praktik yang dimiliki oleh SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dengan kelengkapan sesuai dengan standart yang telah ditentukan karena dengan adanya peralatan praktik yang lengkap dan sesuai  dengan standart yang ditentukan dapat mempengaruhui hasil belajar siswa lebih baik dan dari hasil uji analisis deskriptif persepsi siswa tentang alat praktik masuk dalam katagori tinggi. Ketiga. Ada pengaruh yang signifikan antara keaktifan siswa dalam pembelajaran dan persepsis siswa tentang alat praktik terhadap hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan hal ini telah di uji analisis dengan hasil dengan hasil R sebesar 0,889. Angka R square menunjukan koefisien determinasi, besar R square adalah 0,790, hal ini berarti 79%  perubahan variabel hasil belajar pemeliharaan mesin kendaraan ringan disebabkan oleh perubahan variabel keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan persepsi siswa tentang alat praktik  sedangkan sisanya 21% disebabkan oleh factor lainSaran yang diberikan oleh peneliti adalah pihak SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen hendaknya untuk melengkapi peralatan praktik otomotif karena terbukti dengan adanya peralatan praktik yang lengkap dan sesuai dengan standart dapat mempengaruhi hasil belajar siswa lebih baik khususnya pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan.Guru hendaknya dapat membantu siswa dalam meningkatkan dan menjaga keaktifan siswa dalam pembelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan dengan cara .(a) Penekanan proses pembelajaran bukan pada penyampaian informasi oleh pengajar melainkan pada pengembangan ketrampilan pemikiran analitis dan kritis terhadap topik atau permasalahan yang dibahas, (b) Siswa tidak hanya mendengarkan materi secara pasif tetapi mengerjakan sesuatu yang berkaitan dengan materi  (c) Penekanan pada eksplorasi nilai dan sikap-sikap berkenaan dengan materi  (d) Siswa lebih banyak dituntut untuk berpikir kritis, menganalisa dan melakukan evaluasiDengan adanya hasil penelitian ini siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan diharapkan dapat memanfaatkan peralatan praktik yang ada pada bengkel otomotif ini, sehingga siswa dapat menambah kemampuan kognitif dan mengasah kemampuan pesikomotornya melalui pratikum. Memahami pentingnya pemahaman siswa tentang pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan dan ketersediaan peralatan praktik, peran siswa yang proaktif dalam mengikuti pembelajaran disekolah sehingga siswa mampu mendapatkan nilai yang baik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran