SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pemahaman Manajemen Bengkel terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Usaha Bengkel Las di Kabupaten Tulungagung

Bayu Agus Susanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanto, Bayu Agus. 2017. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pemahaman Manajemen Bengkel terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Usaha Bengkel Las di Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Widiyanti, M.Pd., (II) Dr. Yoto, S.T., M.M., M.Pd.

 

Kata Kunci: gaya kepemimpinan, manajemen bengkel, produktivitas kerja

 

Produktivitas kerja karyawan sangat dibutuhkan demi kemajuan bengkel, apabila produktivitas kerja baik maka akan berpengaruh baik bagi bengkel dan dapat mencapai tujuan dengan optimal. Disinilah peran pemimpin bengkel dibutuhkan, karena pemimpin harus dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi bengkel supaya dapat mengelola karyawan dengan baik, dan pemimpin juga harus dapat memanajemen bengkel dengan baik agar dapat mendukung peningkatan produktivitas kerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan (X1) dan pemahaman manajemen bengkel (X2) terhadap produktivitas kerja (Y) karyawan usaha bengkel las di Kabupaten Tulungagung.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, metode yang digunakan adalah deskriptif kausalitas. Teknik analisis data yang digunakan dengan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian adalah 121 karyawan dari 19 bengkel las yang ada di Kabupaten Tulungagung. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel populasi. Namun pada saat pengambilan data terjadi penyusutan sampel, dikarenakan ada beberapa bengkel las yang tidak memberikan izin untuk melakukan penelitian, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 47 karyawan dari 7 bengkel las yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Hasil dari penelitian diperoleh gaya kepemimpinan (X1) dalam kategori sedang sebesar 34.04%, pemahaman manajamen bengkel (X2) dalam kategori sedang sebesar 46.81%, dan produktivitas kerja (Y) dalam kategori sedang sebesar 40.43%. Hasil uji regresi diperoleh (1) gaya kepemimpinan (X1) berpengaruhterhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai signifikansi (α =.025< .05) dan nilai kontribusi sebesar 10.7%,(2) pemahaman manajemen bengkel (X2) berpengaruh terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai signifikansi (α = .047< .05) dan nilai kontribusi sebesar 8.5%, (3) gaya kepemimpinan (X1) dan pemahaman manajemen bengkel (X2) berpengaruh terhadap produktivitas kerja (Y) dengan nilai signifikansi (α = .044< .05) dan nilai kontribusi sebesar 13.3%.