SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Sistem Kontrol Temperature Air Conditioner (AC) Pada Mobil Berbasis Mikrokontroler ATMega 8

Johan Faradis

Abstrak


ABSTRAK

 

Faradis, Johan. 2016. Pengembangan Sistem Kontrol Temperature Air Conditioner (AC) Pada Mobil Berbasis Mikrokontroler ATMega 8. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T, (II) Drs. Paryono, S.T., M.T.

 

Kata Kunci:Sistem kontrol air conditoner (AC), Mikrokontroler ATMega 8.

Sistem kontrol air conditioner (AC) merupakan sistem yang berfungsi menaikkan dan menurunkan temperatur dan mengatur udara dingin yang dihasilkan pada ruang mobil. Mikrokontroler ATMega 8 merupakan salah satu jenis mikrokontroler yang didalamnya terdapat berbagai macam fungsi yaitu dapat mengatur sinyal pengendali yang diperlukan untuk menyerempakkan operasi, aliran dan intstruksi program. Mikrokontroler ini hanya dapat bekerja pada tegangan antara 4,5- 5,5 V. Yang bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam mengatur temperatur yang diinginkan.

Rancangan penelitian ini yang digunakan adalah penelitian jenis eksperimen dengan jenis pengambilan data menggunakan instrumen tersendiri dengan menguji ketepatan kinerja dari alat yang dirancang oleh penenliti. Hasil data kemudian dicantumkan dalam bentuk grafik.

 

Hasil penelitian menggunakan instrumen pengujian ketepatan suhu ruang pada mobil, instrumen pengujian data kinerja perangkat lunak pada mikrokontroler melalui simulasi, dan instrumen pengujian data ketepatan remote IR pada LCD. Tempat pengambilan data ini dilakukan diruang Lab. AC Universitas Negeri Malang menggunakan engine stand AC milik Universitas Negeri Malang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketepatan pembacaan dari alat yang dirancang oleh peneliti menunjukkan kriteria valid dan telah di uji oleh validator dengan menggunakan engine stand air conditoner (AC) yang berarti produk sistem kontrol ini dapat dinyatakan layak untuk diterapkan dalam komponen sistem pendinginan pada mesin otomotif. .