SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Morfologi, Unsur, dan Fasa Paduan Aluminium dengan Variasi Kadar Nikel Pada Pengecoran Logam dengan Cetakan Pasir

Rofiul Fauzan

Abstrak


ABSTRAK

 

Teknologi saat ini berkembang sangat pesat, permintaan kebutuhan barang-barang produksi dengan kualitas yang lebih baik meningkat di dalam dunia industri. Banyak penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki hasil produksi dengan memodifikasi sifat-sifat material. Memodifikasi sifat-sifat material dalam dunia industri salah satunya dengan pengolahan logam yaitu berupa proses produksi atau pengecoran logam. Dalam dunia industri, banyak ditemukan paduan aluminium yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, misalnya Al-Mg, Al-Si, Al-Cu, dll. Berdasarkan temuan di lapangan peneliti ingin mengembangkan tentang paduan logam yang berbeda dari sebelumya, yaitu memadu dua unsur aluminium dengan nikel (Al-Ni). Nikel mempunyai sifat tahan korosi dalam suhu tinggi dan kekerasan yang baik. Paduan aluminium dengan penambahan nikel diharapkan bisa mempengaruhi sifat mekanis dan fisis logam aluminium.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi, perubahan unsur, serta fasa pada paduan aluminium hasil pengecoran dengan variasi penambahan nikel 1%, 2%, dan 3%. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental dan jenisnya adalah The One-Shot Case Study. Pengujian morfologi dilakukan dengan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM), unsur diuji dengan menggunakan Energy Dispersive X-Ray (EDX), sedangkan perubahan fasa pada paduan Al-Ni diuji dengan menggunakan Optical Microscope.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kadar nikel pada hasil pengecoran paduan aluminium dapat mempengaruhi morfologi, unsur, serta fasa pada paduan tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan dengan menggunakan SEM, morfologi paduan Al-Ni, penambahan nikel membuat bentuk butir aluminium menjadi semakin bulat pipih dan memadat yang menyebabkan bentuk butir dari bentuk granular yang memanjang menjadi lebih pendek serta porositas semakin mengecil. Berdasarkan hasil pengujian unsur paduan Al-Ni dengan menggunakan EDX menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar nikel (Ni) pada struktur paduan Al-Ni di setiap variasinya. Penambahan kadar nikel (Ni) bertujuan untuk memperbaiki sifat mekanik suatu material dengan mengubah komposisi kimia material. Berdasarkan pengamatan perubahan fasa pada paduan aluminium (Al) dengan penambahan variasi kadar nikel (Ni) 1%, 2%, dan 3%, didapatkan data bahwa pada paduan Al-Ni terjadi pembentukan dan pertumbuhan fasa intermetalik (κ) yang mengikuti reaksi eutectic.