SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Perubahan Diameter Velocity Stack dan Putaran Mesin terhadap Daya dan Torsi Honda Vario 125

Ari Yuga Aswara

Abstrak


ABSTRAK

 

Aswara, Ari Yuga. 2017. Pengaruh Perubahan Diameter Velocity Stack dan Putaran Mesin terhadap Daya dan Torsi Honda Vario 125. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ir. Eko Edi Purwanto, S.E., M.pd., M.M., (II) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T.

 

Kata Kunci : velocity stack, putaran mesin, daya, torsi

Velocity Stack merupakan corong udara yang berbentuk seperti terompet yang mana ditempatkan pada saluran masuk sebelum throttle body pada mesin injeksi, dan berfungsi untuk memperlancar udara yang masuk ke dalam ruang bakar. Prinsip kerja alat ini dengan cara mengurangi kerugian udara masuk (efek koefisien udara masuk), Semakin besar diameter velocity stack akan meningkatkan jumlah udara yang masuk kedalam ruang bakar.

Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui pengaruh dari perubahan diameter velocity stack terhadap power (daya) motor vario 125. (2) untuk mengetahui pengaruh dari perubahan diameter velocity stack terhadap torsi (daya) motor vario 125.

Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan menggunakan dua variabel penelitian. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perubahan diameter Velocity Stack dengan diameter 20 mm, 40 mm, dan 60 mm, sedangkan Variabel terikat penelitian ini  adalah power dan torsi. Penelitian dilakukan dengan alat Dynotest. Data yang diambil mulai dari rpm  2.750 hingga rpm 9.000 dengan kenaikan 250 rpm. Teknik analisis data menggunakan statistik parametrik dengan metode one way anova dengan program SPSS 18 for windows.

Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian tersebut, perubahan diameter Velocity Stack telah memberikan efek yang berbeda pada setiap perubahan ukurannya, pertama yaitu velocity stack pada diameter standart 40 mm didapatkan top power sebesar 9,8 HP terdapat peningkatan yang tidak signifikan dibandingakn dengan velocity stack 60 mm yang memiliki top power 10 HP, akan tetapi penurunan yang signifikan ditunjukkan pada velocity stack dengan diameter 20 mm yaitu sebesar 8,6 HP.

Kedua velocity stack pada diameter standart 40 mm memiliki torsi maksimum sebesar 16,63 Nm terdapat peningkatan yang tidak signifikan dibandingkan dengan velocity stack 60 mm yang memiliki torsi sebesar 17,11 Nm, akan tetapi penurunan yang tidak signifikan juga ditunjukkan pada velocity stack dengan diameter 20 mm yaitu sebesar 14,52 Nm.

 

Bagi pengguna maupun peneliti akan melakukan perlakuan pada velocity stack  diharapkan melakukan perubahan pada diameter yang diperbesar saja karena akan meningkatkan power maupun torsi, dan tidak perlu memperkecil diameter velocity stack karena akan menurunkan torsi maupun daya motor.