SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Modifikasi Muffler Untuk Menurunkan Tingkat Kebisingan, Emisi Gas Buang CO dan HC

Muchammad Soleh

Abstrak


ABSTRAK

 

Soleh, Muchammad. 2017. Modifikasi Muffler Untuk Menurunkan Tingkat Kebisingan, Emisi Gas Buang CO dan HC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mardji, M. Kes., (II) Drs. Ir. Eko Edi Purwanto, S.E., M.pd., M.M.

 

Kata Kunci : Modifikasi Muffler, Kebisingan, CO, HC.

Modifikasi muffler adalah suatu kegiatan yang dilakukan pada konstruksi muffler dengan tujuan agar menghasilkan suara yang berbeda akibat dari peredaman gas buang hasil pembakaran yang akan mempengaruhi performa kerja mesin pada kendaraan bermotor.

Penelitian ini bertujuan : (1) Menemukan pengaruh modifikasi muffler untuk menurunkan tingkat kebisingan. (2) Menemukan pengaruh modifikasi muffler untuk menurunkan kadar CO. (3) Menemukan pengaruh modifikasi muffler untuk menurunkan kadar HC.

Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen dengan menggunakan tiga variabel. Dimana variabel bebasnya adalah variasi bahan muffler, yaitu: standart, muffler berbasis arang, muffler berbasis air dan muffler berbasis steel wool. Sedangkan variabel terikatnya adalah tingkat kebisingan, dan masing-masing  kadar kandungan CO dan HC pada gas buang diperoleh dengan menggunakan sound level meter dan gas analyzer . Data yang diambil mulai dari 1500 rpm hingga 4000 rpm dengan kenaikan 500 rpm, kemudian statistik parametrik dengan menggunakan metode one way anova digunakan untuk menganalisis data yang dibantu oleh SPSS 18 untuk windows.

Berdasarkan data variasi  tingkat kebisingan muffler yang berbeda, perbedaan yang signifikan dari tingkat kebisingan/penyerapan antara muffler standard dan muffler berbasis air sehingga p = 0.002. Perbedaan yang signifikan antara muffler berbasis arang dan muffler berbasis air sehingga p = 0.005. Terakhir, perbedaan yang signifikan antara muffler berbasis steel wool dan muffler berbasis air sehingga p = 0.009, oleh karena itu, muffler berbasis air memiliki kemampuan menyerap suara terbaik di antara muffler berbasis lainnya.

 

Di sisi lain, tidak ada perbedaan yang signifikan pada penyerapan kadar CO dan HC yang diperoleh antara  semua jenis muffler, karena menurut perhitungan dengan menggunakan SPSS, nilai p =0,697 < 0,05 dan p = 0,603 < 0,05 dapat disimpulkan untuk masing-masing kadar emisi gas buang CO dan HC.