SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kecepatan Putaran Spindle, Kedalaman Pemotongan, dan Gerak Makan (Feed Rate) terhadap Keausan Pahat Insert Karbida pada Proses Pembubutan Baja AISI 304.

Miftahul Arif Yazid

Abstrak


ABSTRAK

 

Yazid, Miftahul Arif. 2017. Pengaruh Kecepatan Putaran Spindle, Kedalaman Pemotongan, dan Gerak Makan (Feed Rate) terhadap Keausan Pahat Insert Karbida pada Proses Pembubutan Baja AISI 304. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Imam Sudjono, M.T., (II) Drs. Yuni Sunarto, M.Pd.

 

Kata Kunci: kecepatan putaran spindle, kedalaman pemotongan, gerak makan (feed rate), keausan pahat karbida

Pembubutan merupakan suatu proses pemesinan yang bertujuan untuk membentuk material khususnya yang berbentuk silindris. Dalam pembubutan terdapat sejumlah masalah yang timbul dan dapat mengganggu berlangsungnya proses produksi, salah satunya adalah keausan pahat. Keausan pahat dapat mempengaruhi berlangsungnya proses produksi, sebab disamping memperlambat waktu produksi juga akan menambah biaya produksi apabila pahat yang digunakan terlalu cepat mengalami keausan. Keausan pahat dapat dipicu oleh bermacam-macam faktor, salah satunya adalah parameter pemotongan. Sehingga, untuk memaksimalkan proses produksi maka diperlukan penelitian terhadap keausan pahat berkaitan dengan penerapan parameter pemotongan.

Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimental. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kecepatan putaran spindle sebesar 370 rpm, 630 rpm, dan 920 rpm, kedalaman pemotongan sebesar .3 mm, .5 mm, 1 mm, dan gerak makan (feed rate) sebesar .050 mm/rev, .100 mm/rev, dan .200 mm/rev. Variabel terikat pada penelitian ini adalah keausan pada tepi pahat (flank wear). Variabel terkontrol dari penelitian ini adalah jumlah penyayatan sebanyak 4 dan 8 kali pada pembubutan material baja stainless AISI 304. Pahat yang digunakan adalah pahat insert karbida Tungaloy dengan seri WNMG080412-TM.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan putaran spindle berpengaruh signifikan terhadap keausan pahat hasil pembubutan baja stainless AISI 304, sedangkan kedalaman pemotongan dan gerak makan (feed rate) tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan, ketiga parameter tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap keausan pahat. Keausan minimal terjadi pada kedalaman pemotongan sebesar .3 mm dengan kecepatan putaran spindle sebesar 370 rpm dan gerak makan .050 mm/rev. Pada kedalaman pemotongan sebesar 1 mm keausan pahat pun masih minimum. Direkomendasikan pada langkah roughing dapat digunakan kecepatan putaran spindle yaitu 370 rpm, kedalaman pemotongan sebesar 1 mm dan gerak makan (feed rate) sebesar .200 mm/rev. Sementara pada putaran tinggi yaitu 920 rpm, kedalaman pemotongan sebesar .3 mm, dan gerak makan (feed rate) sebesar .050 mm/rev sehingga dapat direkomendasikan sebagai parameter pada pengerjaan finishing baja stainless AISI 304.