SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL DENGAN TEKNIKINFORMATION REPACKAGING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN SISTEM STARTER KELAS XI TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK NEGERI 1 PURWOSARI

Sudik Zakariya

Abstrak


ABSTRAK

 

Zakariya, Sudik. 2016. Pengembangan Modul dengan Teknik Information Repackaging sebagai Media Pembelajaran pada Mata Pelajaran Sistem Starter Kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Purwosari. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Partono, M.Pd., (II) Drs. Paryono, S.T.,M.T.

 

Kata Kunci: pengembangan, modul pembelajaran, teknik information repackaging, sistem starter

Pengembangan bahan ajar khususnya modul pelajaran produktif untuk siswa SMK harus selalu dilakukan untuk menambah wawasan siswa terhadap perkembangan teknologi yang ada. Kenyataan yang ada di lapangan khususnya di SMK Negeri 1 Purwosari program keahlian teknik kendaraan ringan masih belum menggunakan materi modul yang update dengan teknologi sistem starter. Berkaitan dengan itu, maka perlu dilakukan pengembangan bahan ajar modul pada sistem starter.

Penelitian pengembangan dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkanbahan ajar cetak berupa modul sistem starter untuk kelas XI Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 1 Purwosari dan menguji kelayakan modul pembelajaran sistem starter yang dikembangkan.

Prosedur pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall dengan mengambil 7 langkah dari 10 langkah yang ada, yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan produk, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli, (5) revisi validasi ahli, (6) uji coba pemakaian, dan (7) revisi produk akhir.

Hasil dari pengembangan produk modul sistem starter ini menunjukan hasil yang valid berdasarkan hasil validasi ahli bidang studi dengan persentase 93.05% dan hasil validasi ahli pembelajaran dengan persentase 92.11% sehingga produk pengembangan dapat diujicobakan. Dari ujicoba diperoleh persentase 83.94%, sehingga produk pengembangan dinyatakan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran di SMK Negeri 1 Purwosari.

Modul sistem sarter ini memiliki kelemahan yaitu masih perlu dilakukan evaluasi dan ujicoba pada subyek yang lebih luas agar modul sistem starter ini dapat digunakan pada skala yang lebih besar dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keefektian produk yang dikembangkan. Sedangkan kelebihannya adalah pengembangan modul sistem starter ini belum pernah dilaksanakan di SMK Negeri 1 Purwosari. Pada modul ini memuat materi sistem starter yang telah dikemas dari beberapa buku teks, modul, referensi dan informasi lain yang sudah ada dikalangan umum, sehingga lebih lengkap untuk digunakan dalam proses pembelajaran bagi siswa pada program keahlian teknik kendaraan ringan.