SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGELOLAAN KESISWAAN BIDANG AKADEMIK DI SMK NEGERI 1 TUBAN

Muhamad Bahrul Ulum

Abstrak


ABSTRAK

 

Pengelolaan didalam dunia pendidikan merupakan komponen yang berguna sebagai pengatur segala sesuatu yang terkait dengan pendidikan. Pengelolaan berfungsi guna terlaksananya suatu tujuan secara efektif dan efisien. Pengelolaan peserta didik adalah mengelola segala sesuatu terkait dengan peserta didik mulai dari awal masuk hingga dinyatakan lulus. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Lembaga Pember­dayaan Pengembangan Kepala Sekolah (LPPKS) menyebutkan bahwa tujuan khusus dari pengelolaan peserta didik sebagai berikut: (1) meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan psikomotorik peserta didik, (2) Menyalurkan dan mengembangkan kemampuan umum (kecerdasan), bakat dan minat peserta didik, (3) menyalurkan aspirasi, harapan dan memenuhi kebutuhan peserta didik, dan (4) peserta didik dapat belajar dengan baik dan tercapai cita-cita mereka.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimanakah proses penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 1 Tuban; (2) bagaimanakah pengelolaan peserta didik selama proses belajar mengajar berlangsung di SMK Negeri 1 Tuban; (3) bagaimana evaluasi hasil belajar peserta didik di SMK Negeri 1 Tuban; dan (4) bagai­manakah prosedur mutasi dan pengelolaan alumni di SMK Negeri 1 Tuban.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang humas dan guru BK. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara bebas dan mendalam, studi dokumentasi, dan observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif  kualitatif.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa proses penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 1 Tuban telah terencana dengan baik dengan adanya penyusunan kepanitiaan, pengumuman penerimaan peserta didik baru, pembuatan petunjuk teknis dan koordinasi dengan diknas. Proses pene­rimaan peserta didik baru dilakukan secara online, kemudian validasi data ke sekolah untuk mendapatkan nomor ujian. Orientasi dikenal dengan sebutan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dengan materi pengenalan sekolah secara keseluruhan. Penjurusan peserta didik dilakukan saat pertama kali melakukan pendaftaran dengan diberikan pilihan maksimal tiga jurusan/kom­petensi keahlian dan ada fasilitas konsultasi mengenai jurusan yang diinginkan oleh peserta didik baru. Pengelolaan peserta didik telah dikelola dengan baik sesuai pedoman yang telah ada dengan mengelompokkan peserta didik berdasarkan urut abjad sesuai dengan nama peserta didik.Kehadiran dan ketidakhadiran peserta didik dilakukan absensi dengan meng­gunakan fingerprint pada beberapa jurusan dan ada tindak lanjut dari guru BP/BK untuk peserta didik yang bermasalah dengan ketidakhadiran.Pengembangan dan pembinaan diberikan fasilitas yang maksimal untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik, peserta didik diberikan pilihan ekstrakulikuler wajib dan pilihan. Proses evaluasi dilaku­kan secara berkesinambungan dan terstrukur. Kenaikan kelas adalah hal yang wajib namun memiliki persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat dinyatakan naik ke tingkat selanjutnya, kelulusan tidak jauh berbeda dengan kenaikan kelas hanya saja yang membedakan adalah adanya ujian kompetensi dan harus mengikuti semua pembelajaran dari kelas X sampai dengan XII. Prosedur mutasi yang dilakukan mengacu pada aturan dinas, memiliki persyaratan umum dan administrasi yang harus dipenuhi untuk dapat melakukan mutasi. Pengelolaan alumni telah memiliki sebuah organisasi  yaitu ikatan alumni (IKA) yang memiliki fungsi dan peran bagi sekolah.

Bagi kepala sekolah diharapkan dapat mempertahankan kebijakan pengelolaan yang telah dirasa baik dan memperbaiki kebijakan pengelolaan yang dirasa masih memiliki kekurangan. Didalam proses penerimaan peserta didik baru diharapkan meningkatkan promosi mengenai jalur khusus terutama untuk jalur khusus melalui hafidz Al-Quran. Dalam hal pengelompokan peserta didik dapat dipertim­bangkan untuk melakukan pengelompokan secara acak untuk menghindari terjadinya nama yang homogen dalam satu kelompok. Kehadiran dan ketidak­hadiran peserta didik dapat dilakukan dengan menerapkan penggunaan fingerprint pada semua jurusan untuk mempermudah dalam menindaklanjuti masalah kehadiran dan ketidakhadiran peserta didik. Pengelolaan alumni lebih diperkuat dengan sering diadakannya pertemuan antar alumni dan lebih memfungsikan organisasi IKA. Kepada guru, diharapkan dapat lebih terlibat dalam pengelolaan kesiswaan, dija­dikan sebagai pengetahuan mengenai pengelolaan peserta didik didalam kelas lebih khusus saat proses belajar mengajar berlangsung. Kepada peneliti berikutnya, hendaknya hasil penelitian ini dapat diguna­kan sebagai referensi pada penelitian sejenis serta dapat mengembangkan penelitian yang terkait dengan pengelolaan kesiswaan.