SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Self–discipline dan Pengetahuan Teori Pemesinan terhadap Hasil Belajar Praktikum Pemesinan serta Dampaknya terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII SMKN 6 Malang

Dwi Nurcahyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja dilihat melalui tiga aspek, yaitu aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan. Pengetahuan mutlak dibutuhkan sebagai dasar seseorang dalam bekerja. Keterampilan dibutuhkan guna menunjang seseorang dalam bekerja untuk menciptakan sesuatu yang berkualitas, sedangkan sikap yang dimaksud adalah sikap kerja selama berada di dunia kerja untuk meningkatkan produktifitas dalam bekerja.

Penelitian ini menggunakan pendekatan inferensial dengan metode studi hubungan kausal, karena penelitian ini berusaha untuk memberikan pemecahan masalah melalui penyajian data-data, analisis beserta intepretasinya yang didasarkan atas temuan data yang telah diperoleh. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini juga merupakan populasi atau yang biasa disebut dengan penelitian sensus sebanyak 86 orang siswa kelas XII di SMK Negeri 6 Malang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode path analysis dengan bantuan aplikasi SPSS 22.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat kontribusi yang tidak signifikan antara self–discipline terhadap hasil belajar praktikum pemesinan; (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara pengetahuan teori pemesinan terhadap hasil belajar praktikum pemesinan sebesar 50% dan meningkat menjadi 53,8% setelah diadakan perbaikan jalur; (3) terdapat kontribusi yang signifikan self–discipline dan pengetahuan teori pemesinan secara simultan terhadap hasil belajar praktikum pemesinan sebesar 54,8%; (4) terdapat kontribusi yang signifikan antara self–discipline terhadap kesiapan memasuki dunia kerja sebesar 11,8% dan meningkat menjadi 12,3% setelah dilakukan perbaikan jalur; (5) terdapat kontribusi yang signifikan antara pengetahuan teori pemesinan terhadap kesiapan memasuki dunia kerja sebesar 19,3% dan meningkat menjadi 23% setelah dilakukan perbaikan jalur; (6) terdapat kontribusi yang tidak signifikan antara hasil belajar praktikum pemesinan terhadap kesiapan memasuki dunia kerja; dan (7) terdapat kontribusi yang signifikan self–discipline ,pengetahuan teori pemesinan dan hasil belajar praktikum pemesinan secara simultan terhadap kesiapan memasuki dunia kerja sebesar 35,7%.

Sebaiknya siswa, guru dan instansi pendidikan perlu menyadari akan pentingnya pengembangan diri siswa dalam rangka mempersiapkan siswa untuk siap bekerja dan menghasilkan kompetensi lulusan yang berkualitas.