SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

perbedaan hasil belajar pada mata pelajaran sistem pemindah tenaga antara siswa yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif jigsaw di SMKN 10 Malang

Gigih Bagus Prastya

Abstrak


ABSTRAK

Prastya, G.B. 2016. Perbedaan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Sistem Pemindah Tenaga Antara Siswa yang Diajar Menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Kooperatif Jigsaw di SMKN 10 Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd., (II) Drs. H. Sumarli, M.Pd., M.T

Kata KunciModel Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Kooperatif Jigsaw, dan Hasil Belajar Siswa

Model pembelajaran yang baik adalah model pembelajaran yang mampu menciptakan kondisi kelas kondusif, sehingga mampu menciptakan suasana aktif dalam belajar dan pada akhirnya dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar. Akan tetapi, dalam aplikasinya sering kali seorang guru kurang memperhatikan terkait penggunaan model pembelajaran yang baik. Maka dari itu harapan peneliti mencoba memberikan perlakuan pembelajaran dengan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pembelajaran Kooperatif Jigsaw ini, dalam rangka memberikan alternatif/ solusi untuk mengurangi permasalahan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang diberi perlakuan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah dan yang diberi perlakuan menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Jigsaw pada mata pelajaran sistem pemindah tenaga kelas XI di SMK Negeri 10 Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental semu dengan post test only control design, yaitu suatu rancangan penelitian yang berupaya untuk mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan kelompok kontrol disamping kelompok eksperimen. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TKR 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes tulis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelompok eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan pembelajaran berbasis masalah memperoleh nilai tertinggi sebesar 94, nilai rata-rata 83,36 dan nilai terendah sebesar 74 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 26 siswa dan 2 siswa lainnya belum mencapai KKM. Sedangkan hasil belajar siswa kelompok kontrol yang diberi perlakuan menggunakan pembelajaran kooperatif jigsaw, memperoleh nilai tertinggi sebesar 88, nilai rata-rata 78,93 dan nilai terendah sebesar 68 dengan jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak 23 siswa dan 5 siswa lainnya belum mencapai KKM.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diberi perlakuan menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan yang diberi perlakuan menggunakan pembelajaran kooperatif jigsaw pada mata pelajaran sistem pemindah tenaga kelas XI di SMK Negeri 10 Malang.