SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan CD Interaktif pada Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan 1 Kompetensi Dasar Memelihara Sistem Starter Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMKN 11 Kota Malang.

anjang saka

Abstrak


Kata Kunci: media pembelajaran, CD interaktif, memelihara sistem starter, SMKN 11 Kota Malang.

 

Media pembelajaran merupakan salah satu sumber belajar. Media pembelajaran dapat memotivasi belajar siswa dan diharapkan terjadinya interaksi antara media pembelajaran dengan siswa ketika melakukan kegiatan belajar mandiri. CD multimedia pembelajaran interaktif merupakan salah satu jenis bahan ajar multimedia interaktif. Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa CD interaktif pada mata pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan 1 kompetensi dasar Memelihara Sistem Starter. Materi ajar tersebut untuk siswa SMK kelas XI kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan.

Model penelitian dan pengembangan mengacu pada prosedur pengembangan Borg dan Gall. Subjek uji coba penelitian dan pengembangan ini terdiri dari validator materi, validator media, guru bidang produktif, dan siswa SMK kelas XI. Uji coba lapangan dilakukan di SMKN 11 Kota Malang. Metode pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari angket terbuka dan angket tertutup.

Hasil rata-rata persentase penilaian data penelitian dan pengembangan CD interaktif antara lain: validasi oleh ahli materi sebesar 66.67% sehingga dikategorikan tinggi/valid, validasi oleh ahli media sebesar 73.08% sehingga dikategorikan tinggi/valid, validasi oleh guru bidang produktif sebesar 89.52% sehingga dikategorikan sangat tinggi/sangat valid, dan hasil evaluasi uji coba lapangan kepada 24 siswa yang memperoleh nilai 70 keatas lebih dari setengah jumlah siswa yakni sejumlah 15 siswa atau sebanyak 62.5%.