SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pemakaian Variasi Pegas Puli Sekunder Pada Transmisi Otomatis Terhadap Daya Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Sepeda Motor

Dimas Danang Bagus Sadewa

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Sadewa, Dimas Danang Bagus. 2016.Pengaruh Pemakaian Variasi Pegas Puli      Sekunder pada Transmisi Otomatis Terhadap Daya dan Konsumsi Bahan        Bakar pada Sepeda Motor.Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas           Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Eddy       Rudiyanto, M.Pd., (II) Drs. Ir. Eko Edi Poerwanto, S.E., M.Pd., M.M.

Kata Kunci: pegas puli sekunder, daya mesin, konsumsi bahan bakar

Berdasarkan data penjualan motor dari (AISI) Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia pada bulan mei 2016, sepeda motor matic terjual sebanyak 76.9% atau 354,931 unit. Performa motor matic turun, bisa saja dipengaruhi oleh pegas puli sekunder pada saat kondisi motor dalam keadaan panas. Dalam keadaan panas pegas menjadi lemah yang menyebabkan akselerasi motor menjadi berkurang serta pemakaian bahan bakar lebih banyak karena membutuhkan putaran mesin yang tinggi untuk memutar roda belakang. Performa motor matik berupa peningkatkan daya dan konsumsi bahan bakar bisa dilakukan denganmemodifikasi komponen pada bagian transmisi otomatis yaitu pegas puli sekunder. Pada penelitian ini melihat pengaruh pemakaian variasi pegas puli sekunder terhadap daya mesin dan konsumsi bahan bakar.

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental. Metode penelitian yang digunakan adalah True Eksperiment Design2x3. Penelitian ini menggunakan variasi pegas puli TDR hitam dan TDR kuning pada Yamaha Mio J. Pengujian dilakukan dengan menggunakan dynometeruntuk melihat daya mesin dan gelas ukur untuk melihat konsumsi bahan bakar di bengkel Auto Garage. Putaran mesin yang digunakan mulai dari 2,000 Rpm sampai 5,000 Rpm dengan rentan 250Rpm untuk keakuratan data dilakukan lima kali pengambilan data.Data hasil pengujian dilakukan uji prasyarat normalitas, homogenitas, dan analisis hipotesis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna hitam lebih meningkatkan daya mesin (7,741 HP) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart.Pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna kuning lebih meningkatkan daya mesin (7,975 HP) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart.Pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna hitam lebih menghemat bahan bakar (0,3482 liter/jam) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart.Pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna kuning lebih menghemat bahan bakar (0,3722 liter/jam) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart.

Pegas puli variasi TDR kuning yang memiliki kekuatan gaya tekan paling besar, dapat menekan puli sekunder lebih maksimal dan dapat mengurangi selip pada cvt belt sehingga daya yang dihasilkan lebih besar dibanding pegas puli TDR hitam dan pegas puli standart. Pegas puli sekunder variasi yang memiliki kekuatan gaya tekan yang lebih besar dapat mendorong puli sekunder lebih kuat, sehingga dalam menggerakkan roda motor, mesin tidak membutuhkan putaran mesin yang tinggi. Karena konsumsi bahan bakar naik berbanding lurus dengan putaran mesin.