SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK KELAS X TEKNIK PEMELIHARAAN MESIN MEKANIK INDUSTRI (TPMMI) SMKN 1 SINGOSARI

Clara Puspa Dian Suryono

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Mata pelajaran Teknologi Mekanik merupakan salah satu mata pelajaran yang termuat dalam kurikulum SMKN 1 Singosari. Materi yang diajarkan dalam mata pelajaran Teknologi Mekanik terdiri dari Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Ilmu Pengetahuan Bahan, sampai dengan teori Teknik Pengerjaan Logam. Metode pembelajaran yang digunakan dianggap kurang efektif khususnya untuk materi Teori Teknik Pengerjaan Logam dengan Proses Pembubutan Dasar karena membuat siswa sulit membayangkan mengenai proses yang terjadi sebenarnya pada proses pemesinan tersebut.Tujuan Penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar interaktif berbasis multimedia dengan memanfaatkan sistem android untuk Mata Pelajaran Teknologi Mekanik dengan materi Proses Pembubutan Dasar. Pengembangan Bahan Ajar ini diharapkan dapat membantu guru dan siswa dalam kegiatan belajar-mengajar, dengan memanfaatkan media berbasis komputer proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif, efisien, dan menyenangkan.

Prosedur pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model pengembangan Waterfall karena model ini memiliki tahapan yang sistematis, sedangkan untuk model penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) dikarenakan model ini memiliki tahapan yang sistematik dan jelas, memiliki komponen pengembangan yang lengkap, dan mudah untuk dipelajari.

Setelah produk selesai dibuat maka dilakukan validasi produk oleh ahli materi, ahli media, dan juga siswa kelas X TPMMI. Berdasarkan hasil validasi data oleh ahli materi, ahli media, dan siswa didapatkan hasil rata-rata sebesar 84,5% yang artinya produk dapat dan layak digunakan. Keunggulan dari produk ini yaitu praktis, mudah dioperasionalkan, dan dilengkapi dengan video yang dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi.

Siswa dan guru yang memiliki smartphone berbasis android sebaiknya menginstal bahan ajar interaktif berbasis multimedia agar dapat membantu dalam proses pembelajaran. Kepada Kepala Sekolah diharapkan dapat memberikan fasilitas berupa smartphone berbasis android untuk memberikan kelancaran dalam proses pembelajaran di kelas. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan produk dengan inovasi terbaru dan menyempurnakan kekurangan yang ada pada produk sebelumnya.