SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Variasi Suhu Preheat terhadap Kekerasan dan Kekuatan Tarik Plat Duralumin pada Pengelasan GMAW

Hafidh Nur Aziz

Abstrak


Proses preheat banyak dilakukan pada bahan duralumin yang di las menggunakan las GMAW untuk mengurangi distorsi akibat pengelasan dan meningkatkan penyatuan logam induk dengan logam las. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi suhu preheat terhadap kekerasan dan kekuatan tarik plat duralumin pada pengelasan GMAW.

Metode dalam  penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif/eksperimental dengan variabel bebasnya adalah variasi suhu preheat sebesar 200°C, 350°C, 500°C. Variabel terikatnya adalah kekerasan dan kekuatan tarik. Variabel kontrolnya adalah bahan duralumin, elektroda ER5356 dengan kecepatan 1,9-19 mm/menit, posisi pengelasan bawah tangan (1G), kampuh V 60°, Gas pelindung CO2 dengan flow rate 10L/Menit, dan media pendingin menggunakan udara. Pengujian bahan meliputi pengujian kekerasan rockwell E dan pengujian kekuatan tarik. Spesimen pengujian menggunakan standar ASTM E8/E8M-09 dan teknik analisis data mengunakan analisis deskriptif.

Hasil penelitian menunjukan nilai kekerasan plat duralumin raw material : 7 HRE, duralumin yang mengalami proses preheat 200°C : 72 HRE, preheat 350°C : 70 HRE, preheat 500°C : 69 HRE. Nilai kekuatan tarik plat duralumin raw material : 304,84 MPa, duralumin yang mengalami preheat 200°C : 172,48 MPa, preheat 350 : 165,76 MPa, preheat 500°C : 158,21 MPa. Nilai kekerasan dan nilai kekuatan tarik plat duralumin mengalami penurunan setelah mengalami proses preheat dan proses pengelasan. Semakin tinggi suhu preheat yang diberikan semakin berkurang nilai kekerasan dan kekuatan tariknya. Patahan akibat pengujian tarik berada pada daerah HAZ (Heat Affected Zone) dengan permukaan patahan membentuk granular dan berwarna terang.