SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Sifat Kimia, Sifat Fisik, Nilai Kalor Dan Dekomposisi Pembakaran Pada Sampah Padat Campuran Organik-Anorganik Combustible di Kota Malang Sebagai Alternatif Bahan Bakar Terbarukan

Mundi Basuki

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Volume sampah di kota Malang tiap tahun mengalami peningkatan (DKP:2015), sehingga merupakan potensi yang besar sebagai sumber daya dan energi. Untuk mengetahui kelayakan sampah perlu dilakukan beberapa pengujian diantaranya: uji nilai kalor, sifat kimia, sifat fisika dan dekomposisi pembakaran sampah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui data sampah padat campuran organik-anorganik combustible yang akan dijadikan rujukan awal dalam pengembangan energi yaitu sebagai alternatif bahan bakar terbarukan layak pakai.

Metode penelitian ini, sampah diambil dari lima tempat pembuangan sampah yang ada di kota Malang pada kecamatan yang berbeda, yakitu: TPS Tanjung, TPS Merjosari, TPS  Tidar, TPS Comboran, dan TPS Brantas. Sampah yang diambil adalah sampah padat campuran organik-anorganik combustible. Sampah yang sudah terkumpul kemudian dicuci, dikeringkan dan kemudian dipotong kecil-kecil untuk dijadikan sampel. Setelah jadi sampel tiap jenis sampah lalu sampel dicampur melalui proses penimbangan dengan jumlah takaran yang sama.

Selanjutnya sampel dilakukan pengujian nilai kalor dengan Bom calorimeter hasilnya nilai kalor tinggi (HHV) mencapai 25,8 MJ/Kilogram berada diatas nilai kalor dari batubara bitumin dan batubara lignit.

Sifat kimia sampah diuji dengan Scanning Electron Microscopy dan Energy Dispersive X-ra (SEM-EDX) hasilnya terdapat unsur C, O, S, K, Al, Si, Ca, Cu dan Zn. Sifat fisik sampah didapat dengan uji proximate dengan thermogravimetri hasilnya komposisi kadar air 4,69 wt%, kadar volatil 82,16 wt%, karbon tetap 7,90 wt%, dan abu 5,25 wt%.

Proses dekomposisi pembakaran sampah padat campuran organik-anorganik combustible Kota Malang terjadi dalam empat tahap mulai 0°C sampai 1000°C. Tahap pertama penguapan kandungan air dan terbakarnya volatil ringan, tahap kedua penurunan massa terbesar dengan terbakarnya volatil berat, tahap ketiga terbakarnya sisa volatil berat bersama dengan arang yang terbentuk pada proses pembakaran, tahap keempat terbakarnya sisa arang bersama dengan abu yang menempel pada arang.