SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisa Laju Korosi, Struktur Mikro Dan Bentuk Korosi Pada Baja ST.41 Akibat Proses Pengelasan Dengan Media Pengkorosi H2SO4

MOH Nurul Yakin

Abstrak


ABSTRAK

 

Yakin, Moh Nurul. 2013. Analisa Laju Korosi, Struktur Mikro dan Bentuk Korosi Pada Baja ST.41 Akibat Prose Pengelasan dengan Media Pengkorosi H2SO4.Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) RR. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D., (II) Arif Wahyudiono, S.T., M.T.

 

Kata Kunci : Laju Korosi, Struktur Mikro, Bentuk Korosi, Pengelasan, Baja ST.41

Dewasa ini logam baja merupakan bahan utama khususnya dibidang konstruksi dan produksi, dimana kualitas dari bahan tersebut dipengaruhi oleh proses penyambungannya (pengelasan) dan lingkungannya (korosi) yang dapat dilihat melalui struktur mikronya. Sehingga baik buruknya kualitas logam baja tersebut mempunyai dampak besar bagi biaya produksi.

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui laju korosi yang terjadi pada baja ST.41 akibat media H2SO4 1M, 3M, dan 5M pada waktu pengkorosian 30, 60, 90, dan 120 menit. (2) Untuk mengetahui pengaruh pengelasan dan pengkorosian terhadap perubahan struktur mikro pada baja ST.41. (3) Bentuk-bentuk korosi yang terjadi pada baja ST.41 setelah proses pengkorosian melalui media H2SO4 1M, 3M, dan 5M selama 30, 60, 90, dan 120 menit.

Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif. Sedangkan desain penelitiannya adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, yakni menjabarkan perbandingan spesimen yang diberi perlakuan dengan tanpa perlakuan menggunakan bantuan sofware microsoft excel. Objek yang dipakai pada penelitian ini adalah  baja karbon rendah ST.41 yang dilas menggunakan las SMAW yang kemudian dikorosikan menggunakan media larutan H2SO4 1M, 3M, dan 5M pada waktu pengkorosian 30, 60, 90, dan 120 menit.

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa semakin pekat konsentrasi larutan asam sulfat (H2SO4) dan semakin lama waktu pengkorosian akan mengakibatkan laju korosi semakin menurun atau lambat tetapi mengakibatkan tingkat korosi yang semakin parah, dengan nilai laju korosi antara 14500,4 - 1125,1gram.m-2.jam-1. Serta terdapat perubahan struktur mikro pada baja ST.41 dari ferit dan perlit, luas permukaannya dan jarak antar keduanya secara keseluruhan semakin renggang dan terjadi korosi yang menyerang pada permukaan (crevice corrosion) dan batas butir (intergranular corrosion) akibat dari media H2SO4 1M, 3M, dan 5M yang bersifat sangat korosif serta waktu pengkorosian yang lama, yakni 30, 60, 90, dan 120 menit.