SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS KUALITAS PEMBELAJARAN MATA DIKLAT PRODUKTIF DI SMK N 1 SINGOSARI

Anom Wisnu Murti

Abstrak


ABSTRAK

 

Murti, Anom Wisnu, 2011. Analisis Kualitas Pembelajaran Mata Diklat Produktif di SMKN 1 Singosari. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang Pembimbing I : Drs. Siswanto, M.A. Pembimbing II : Drs. H. Abdul Qolik, M.M., M.Pd.

 

Kata kunci: Analisis Kualitas Pembelajaran, Mata Diklat Produktif..

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran mata diklat produktif dikelas X TPm dan XII TPm Praktek Bengkel Permesinan SMKN 1 Singosari, maka penelitian ini difokuskan sebagai berikut: (1) mengetahui kualitas perencanaan pembelajaran mata diklat produktif dikelas praktek SMKN 1 Singosari; (2) mengetahui kualitas pelaksanaan pembelajaran mata diklat produktif dikelas praktek SMKN 1 Singosari; (3) mengetahui kualitas evaluasi pembelajaran  mata diklat produktif dikelas praktek SMKN 1 Singosari.

Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data diambil siswa dengan menggunakan angket dan dihitung secara statistik. Dengan mengambil sampel 9 guru produktif, 25 siswa Kelas X dan 19 siswa kelas XII TPm.

Pengumpulan data dilakukan dengan (1) Angket; (2) Observasi dan Wawancara (Foto Kompetensi); (3) dan Lembar Kerja Siswa kelas X dan XII TPm.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh temuan-temuan, sebagai berikut: (1) perencanaan pembelajaran: 67%  atau 6 guru dinyatakan baik, 11% atau 1 guru cukup baik, 11% atau 1 guru sangat baik dan 11% atau 1 guru sangat baik sekali perencanaan pembelajaran meliputi (pembuatan silabus, RPP, lembar kerja, media pembelajaran), (2) pada pelaksanaan pembelajaran: 41% atau 18 siswa menyatakan pelaksanaan pembelajaran baik,  27% atau 12 siswa menyatakan sangat baik, 20%  atau 9 siswa menyatakan cukup baik, 11% atau 5 siswa menyatakan pelaksanaan pembelajaran sangat baik sekali pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan standart proses Permendiknas No 41. Tahun 2007, (3) evaluasi pembelajaran 56% atau 5 guru dinyatakan sangat baik sekali, 33% atau 3 guru sangat baik, 11% atau 1 cukup baik dalam evaluasi pembelajaran, evaluasi pembelajaran meliputi perencanaan skor evaluasi praktek dan teori, waktu, dan skor pelaksanaan evaluasi praktek maupun teori.

Ada hal yang disarankan, yaitu: peneliti lain agar juga bisa melakukan penelitian yang lebih fokus dalam menganalisis kualitas pembelajaran pada bidang studi yang sama atau bidang studi yang berbeda.